SUARA CIANJUR | WARUNGKONDANG – Pengelola Kampung Budaya Padi Pandanwangi di Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, terus melakukan pembenahan fasilitas sebagai upaya meningkatkan daya tarik kawasan wisata edukasi dan budaya tersebut.
Kawasan yang berada di wilayah perbatasan Desa Mekarwangi dan Desa Tegallega itu saat ini tengah menambah sejumlah fasilitas pendukung. Salah satunya adalah pembangunan lobi dengan arsitektur khas Sunda yang ditempatkan di bagian tengah kawasan.
Selain pembangunan lobi, pengelola juga berencana membangun restoran serta fasilitas pemandian atau kolam renang sebagai bagian dari pengembangan kawasan wisata.
Kampung Budaya Padi Pandanwangi dibangun dengan tujuan melestarikan varietas padi endemik Pandanwangi yang menjadi salah satu identitas pertanian Kabupaten Cianjur. Selain menjadi destinasi wisata, kawasan ini juga mengusung konsep edukasi dan pelestarian budaya, dengan memperkenalkan proses budidaya padi secara tradisional, pengolahan hasil panen, hingga nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Sunda.
Ace, petugas yang menjaga kawasan tersebut, mengatakan pengembangan fasilitas dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
"Kami terus melakukan pembenahan fasilitas. Yang terbaru adalah pembangunan lobi dengan arsitektur khas Sunda. Ke depan juga direncanakan pembangunan restoran dan fasilitas pemandian," kata Ace, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, sejumlah bangunan atau saung yang ada saat ini akan dibongkar sebagai bagian dari penataan kawasan sebelum pembangunan fasilitas baru dilaksanakan.
Kampung Budaya Padi Pandanwangi sendiri dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pertanian dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai sarana pelestarian padi Pandanwangi sekaligus pengembangan wisata berbasis edukasi dan budaya.
Anwar