| Foto: Dok. (DW Suara Cianjur) Rumah semi permanen milik Ai Nurjanah (56) di Kampung Ciseupan RT 03/RW 01, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, terbakar, Senin (28/9/2026) siang |
SUARA CIANJUR | CUGENANG - Rumah semi permanen milik Ai Nurjanah (56) di Kampung Ciseupan RT 03/RW 01, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, terbakar, Senin (28/9/2026) siang.
Peristiwa kebakaran menghanguskan bangunan seluas 42 meter persegi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran Pos 1 Cianjur, Rahmat, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 10.30 WIB. Sebanyak 11 personel dengan dua unit kendaraan pemadam langsung dikerahkan ke lokasi yang berjarak sekitar 7 kilometer dari pos.
"Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 10.40 WIB," ujarnya.
Setiba di lokasi, petugas melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api dan mencegah perambatan ke bangunan lain.
"Petugas langsung melakukan penanganan dan pemadaman di lokasi. Proses penanggulangan berlangsung sekitar 30 menit," katanya.
| Foto: Dok. (DW Suara Cianjur) Petugas memastikan api berhasil dikendalikan dan tidak ada titik api susulan. Ia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan sumber api di dalam rumah |
Sementara itu, Iwan, petugas di lapangan, menyebutkan objek terbakar merupakan rumah semi permanen. Penyebab kebakaran masih dalam pendataan, namun dugaan awal berasal dari tungku kayu bakar.
"Untuk penyebab sementara diperkirakan dari tungku kayu bakar. Namun, untuk lebih pastinya masih dalam pendataan," ucapnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa. Adapun kerugian materi masih dalam pendataan.
"Korban jiwa tidak ada, sedangkan untuk kerugian materi masih dalam penyelidikan," imbuhnya.
Petugas memastikan api berhasil dikendalikan dan tidak ada titik api susulan. Ia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan sumber api di dalam rumah.
"Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan sumber api benar-benar aman dan sudah padam setelah selesai digunakan, sehingga kejadian serupa dapat dicegah," pungkasnya.
Reporter: DW