Kepala Balai Besar TNGGP Cianjur Selidiki Penyebab Kebakaran Alun-Alun Suryakencana

suaracianjur.com
September 19, 2023 | 14:16 WIB Last Updated 2023-09-19T07:21:02Z
Foto: Dok. SC. Nampak dalam photo Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sapto Aji Prabowo, S.Hut. M.Si. saat diwawancarai awak media

SUARA CIANJUR | CIPANAS RAYA - Menindak lanjuti kebakaran alun-alun Suryakencana Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kepala Balai Besar TNGGP (Sapto Aji Prabowo, S.Hut. M.Si) bersama Tim nya masih selidiki penyebab kebakaran.

Terpantau pertamakali secara realtime melalui CCTV. Senin, 18 September 2023 pada pukul. 12.29 WIB. Dengan kondisi awal kepulan asap yang terlihat tidak terlalu besar.

Setelah memastikan informasi hasil CCTV untuk kepulan asap tersebut, segera di lakukan koordinasi dan komunikasi oleh Tim BBTNGGP dan dilakukan mobilisasi personal terdekat.

Menanggapi peristiwa tersebut. Kepala Balai Besar TNGGP (Sapto Aji Prabowo, S. Hut. M. Si) kepada awak media menjelaskan:

" Pertama, kami mendapat notifikasi dari CCTV yang kami pasang di sana, pukul 12.39 WIB. Mulai muncul asap, kemudian pukul 12.49 WIB. Api mulai membesar, selanjutnya melalui radio, kami melakukan koordinasi, dan memerintahkan tim yang sedang melakukan aksi bersih yang sudah turun ke pos 3 supaya kembali naik keatas," urai Kabalai.

Lanjutnya; " Dan kemudian ada 8 orang dari tim aksi bersih dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang revolusi mental itu kembali keatas melakukan pemadaman," papar Kabalai.

" Mereka tiba pada pukul 14.00 WIB lewat sedikit, langsung melakukan pemadaman. Alhamdulillah api bisa di padamkan sekitar pukul 17.00 WIB secara total, selain itu ada back up dari gunung putri dan kandang badak yang membantu prosesi pemadaman disana," beber Kabalai.

Kembali Aji Prabowo melanjutkan penuturan nya; " Tadi malam kita siagakan sekitar 100 orang petugas gabungan, Petugas, Volunteer, Masyarakat, untuk melakukan monitoring sekaligus melakukan pengukuran luas lahan yang terbakar, ada luasan sekitar 2,95 Ha, 89% adalah savana rumput, 9% nya edelweiss, 2% Cantigi," jelasnya.

Kemudian sa'at ditanya ada berapa titik api yang menjadi pemantik kebakaran, kembali Sapto Aji Prabowo melanjutkan penjelasannya:

" Kalau titik nya satu aja ya, tapi kemudian menyebar, jadi total lahan yang terbakar itu 2,95 Ha," bebernya.

Selanjutnya, media kembali mempertanyakan apa penyebab kebakaran di alun- alun Suryakencana TNGGP. Kembali Sapto Aji Prabowo melanjutkan penjelasan nya:

" Penyebabnya Kami belum tahu, masih di selidiki, kami sedang meminta keterangan dari beberapa orang saksi yang kebetulan ada kegiatan disana," jelas nya.

" Tentu nya kami akan terus mencari penyebabnya apa," tambah Sapto Aji Prabowo.

Kembali Kabalai Besar TNGGP Sapto Aji Prabowo, S.Hut. M.Si. melanjutkan penjelasan nya terkait antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali;

" Kami akan terus peringatkan para pengunjung untuk tidak membuat perapian, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, makan nya kami memasang CCTV untuk memonitor, dengan adanya CCTV kami akan cepat melakukan respon, selain itu juga ada petugas patroli," tegasnya.

" Saya kembali menghimbau para pengunjung untuk tidak membuat perapian serta membuang puntung rokok sembarangan, dan para pengunjung agar saling mengingatkan satu sama lain nya." Pungkas Kepala Balai Besar TNGGP. Sapto Aji Prabowo, S. Hut. M.Si.

(Indrayama)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kepala Balai Besar TNGGP Cianjur Selidiki Penyebab Kebakaran Alun-Alun Suryakencana

Trending Now

Iklan