Sedimentasi dan Penumpukan Sampah, Penyebab Meluapnya Air Sungai, Warga Desa Cikancana Minta Jembatan Citugar Ditinggikan

suaracianjur.com
Januari 13, 2026 | 20:21 WIB Last Updated 2026-01-13T13:28:56Z
Foto: Dok. (Goesta/SC) Penumpukan sampah di jembatan citugar akibat adanya sedimentasi dasar sungai sehingga menyebabkan struktur bangunan jembatan menjadi rendah, sehingga sampah yang terbawa arus sungai memenuhi bibir jembatan.

SUARA CIANJUR | SUKARESMI - Warga Kampung Citugar Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur setiap musim penghujan tiba, dan debit air sungai sedang meninggi, selalu direpotkan dengan urusan meluapnya air sungai ke jalanan dan pemukiman warga. Sedimentasi dan penumpukan sampah di area jembatan citugar menjadi faktor utama penyebab meluapnya air sungai tersebut.

Resah karena pemukimannya menjadi langganan tumpahan luapan air sungai, warga meminta pemerintah untuk meninggikan struktur bangunan jembatan, serta dilakukan pengerukan sedimentasi dasar sungai, yang setiap bulan mengalami pendangkalan.

Mewakili keluhan warga lainnya, Abidin (48) warga kampung citugar meminta pemerintah untuk meninggikan struktur bangunan jembatan citugar, serta pengerukan dasar sungai, 

" Pada musim penghujan seperti sekarang ini, jembatan citugar yang melintasi jaringan sungai sekunder cisalak batusahulu sering mengalami penyumbatan, penyumbatan di bawah jembatan citugar disebabkan terjadinya pendangkalan dasar sungai, dan penumpukan sampah, sehingga ketika debit air sungai meninggi, saluran sungai tidak bisa menampung debit air, dampaknya air sungai bercampur lumpur dan sampah meluap ke jalan lingkungan serta pemukiman warga," beber Abidin, Selasa (13/1/2026).

" Warga sekitaran bantaran sungai setiap kali musim hujan tiba selalu merasa tidak nyaman, rumahnya menjadi langganan luapan air sungai," imbuhnya.

Ia juga mengatakan kondisi struktur jembatan citugar yang rendah, ditambah dengan dasar sungai yang mengalami pendangkalan (sedimentasi) membuat sampah yang terbawa arus sungai menumpuk di bibir jembatan.

" Lama kelamaan sampah semakin menumpuk, kemudian sepenuhnya menutupi keseluruhan mulut jembatan, yang kemudian menyebabkan air sungai meluap ke jalan lingkungan dan pemukiman warga," katanya menguraikan penyebab meluapnya air sungai.

" Dampaknya, jalan lingkungan disini menjadi kotor dan licin," sambungnya.

Kami, lanjut Abidin, setiap hujan deras terus atau debit air sungai meningkat, senantiasa selalu berjibaku membersihkan aliran sungai yang tersumbat sampah.

" Bukannya kami tidak mau bergotong royong membersihkan lingkungan, kami menyukai aktivitas kebersamaan tersebut, tapi di sisi lain pemerintah jangan berpangku tangan, berikan kami solusinya, lakukan pengerukan dasar sungai, dan tinggikan struktur bangunan jembatan, agar badan jembatan tidak menyentuh permukaan sungai," paparnya.
Foto: Dok. (Goesta/SC) Nampak dalam gambar, warga sedang membersihkan tumpukan sampah di bibir jembatan citugar.

" Kami sebagai warga jika setiap saat harus membersihkan bibir jembatan dari tumpukan sampah repot juga, apalagi kalau lagi deras- derasnya turun hujan," keluhnya.

Terakhir, Abidin meminta pemerintah melakukan edukasi kepada masyarakat, agar kesadaran menjaga lingkungannya tumbuh, supaya tidak membuang sampah ke sungai. 

" Lakukan pengerukan dasar sungai, tinggikkan struktur bangunan jembatan, dan berikan pemahaman, edukasi dalam menjaga keasrian dan kebersihan lingkungan," harapnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Nining (50) warga kampung citugar, ia juga menginginkan adanya perbaikan struktur bangunan jembatan.

" Muhun bapak jembatan ieu teh depek teuing, janten upami cai nyandak runtah seeur teh sok mempet, nya jadi weh leber ka jalan kadang-kadang dugi ka bumi warga," ungkapnya menggunakan bahasa daerah.

" Mudah-mudahan atuh ti pamarentah aya perhatian sareng bantosana supados jambatan Citugar ieu tiasa dibangun deui, diluhuran, margi ieu teh kapungkurna mah jangkung bapak, mung rupina ku pendanggkalan sungai akhirna janten depek siga kieu," tuturnya.

Nining menambahkan, warga sering melaksanakan kerja bakti (gorol) membersihkan sungai.

" Warga sering melaksanakan gorol, tapi da ieumah saena mah aya bantosan ti Pamarentah supados ditinggikeun jambatanna ulah depeuk kieu, supados aliran cai lancar, runtahna teu nyarangsang," katanya.

Goesta
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sedimentasi dan Penumpukan Sampah, Penyebab Meluapnya Air Sungai, Warga Desa Cikancana Minta Jembatan Citugar Ditinggikan

Trending Now

Iklan