Surya Kadaka Bersuara: Kawasan TNGGP Merupakan Biosfer Dunia, Mana Janji Bupati Melawan Geothermal!

suaracianjur.com
Januari 14, 2026 | 12:40 WIB Last Updated 2026-01-14T05:43:44Z
Foto: Dok. (Ark/SC) Warga di dua desa protes kehadiran alat berat.

SUARA CIANJUR | CIPANAS RAYA - Gelombang protes terkait keberadaan Proyek Geothermal kembali di suarakan masyarakat desa sukatani dan desa cipendawa, kali ini mereka protes keberadaan alat berat di proyek PSN tersebut, dikhawatirkan aktivitasnya merusak ekosistem di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). 

Dilokasi aksi demonstrasi berlangsung, kampung pasir cina desa cipendawa, Sabang Sirait Ketua Yayasan Surya Kadaka Indonesia menegaskan.

" PBB menyatakan bahwa kawasan TNGGP merupakan paru- paru dunia, kawasan tersebut menjadi biosfer- nya dunia," tegas Sabang Sirait, Rabu (14/1/2026).

" Kami sebagai lembaga NGO pemerhati alam, bersama masyarakat protes keras adanya proyek geothermal," tandasnya.

Selanjutnya ia menyinggung soal janji Bupati Cianjur pada masa kampanye.

" Dulu saat kampanye janjinya mau melawan geothermal dan menjaga wisata alam Cianjur. Tapi faktanya hari ini saat rakyat turun ke jalan dan alat berat masuk, pemimpin justru diam, dan tak hadir," katanya.

" Jika pemerintah memilih bungkam, rakyat tidak boleh diam," tegasnya.

Lebih lanjut Sabang Sirait menegaskan: " Ini bukan soal politik, ini soal ruang hidup, air, tanah, dan masa depan anak cucu cianjur," ujarnya menegaskan kembali tentang keberlangsungan warga Cianjur.

" Kami mengajak seluruh masyarakat cianjur untuk bersatu, bersuara, dan menjaga alam kita.
Perlawanan ini sah, bermartabat, dan berpihak pada generasi mendatang," ucapnya.

" Cianjur bukan untuk dijual. Alam bukan untuk dikorbankan," tegasnya.

(Ark)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Surya Kadaka Bersuara: Kawasan TNGGP Merupakan Biosfer Dunia, Mana Janji Bupati Melawan Geothermal!

Trending Now

Iklan