| Foto: Dok. (Goesta/Rafli) Dugaan Peserta Didik Fiktif di SMP IT Daar EL Mumtaaz: Orang Tua Korban Desak APH Ungkap Pencatut Nama Anaknya, Kepala Sekolah Memilih Bungkam! |
SUARA CIANJUR | CIANJUR - Pihak orang tua Muhammad Iqbal Wahyudin yang namanya di catut menjadi peserta didik di SMP IT Daar EL Mumtaaz menginginkan persoalan tersebut diungkap kebenarannya. Siti Aminah selaku orang tua kandungnya ingin mengetahui siapa yang telah mendaftarkan anaknya sebagai peserta didik di SMP IT Daar EL Mumtaaz.
" Kami selaku orang tuanya dalam persoalan ini sudah jelas tidak pernah mendaftarkan Muhammad Iqbal Wahyudin (anak saya-red) di SMP IT Daar EL Mumtaaz, kami ingin tahu siapa yang mendaftarkannya?," ujar Siti Aminah. Rabu (4/2/2026).
" Imbas di daftarkan tanpa izin dari kami, sehingga anak saya tercatat sebagai penerima manfaat PIP, dan bantuan lainnya dari Pemerintah, untuk hal itu kami dengan tegas tidak akan menerimanya, karena itu bukan hak anak kami," terangnya.
Sambung Siti Aminah, perlu di ketahui bahwa sejak anak saya dropout dari SDN Mande 6, tahun 2022, kelas V, tidak pernah mengikuti kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan manapun, bahkan untuk kelas jauh atau sekolah terbuka sekalipun.
" Setelah keluar sekolah kegiatan keseharian Iqbal anak saya ini mencari ikan bersama Bapaknya, makanya kami heran ketika melihat Iqbal tercatat sebagai penerima manfaat PIP di SMP IT Daar EL Mumtaaz," bebernya.
" Kami sudah lapor permasalahan ini ke Polsek setempat, agar masalah ini di ungkap secara terang benderang," tandasnya.
Penjelasan Siti Aminah, berbanding lurus dengan penjelasan Pipih selaku Kepala SDN Mande 6.
" Justru kami kaget, kok data Iqbal ada di sekolah lain, padahal resmi secara kelembagaan Iqbal tidak pernah datang untuk menandatangani atau sidik jari ijazah, sehingga sampai sekarangpun tidak pernah di ambil ijazahnya," jelas Pipih. Kamis (29/1/2026).
Terpisah, Irvan Maulana selaku Kepala SMP IT Daar EL Mumtaaz saat hendak diwawancarai ulang awak media yang bersangkutan sedang ada kegiatan luar, kemudian di konfirmasi melalui sambungan aplikasi perpesanan WhatsApp. Irvan Maulana sang Kepsek malah melempar permasalahan di lembaganya ke pihak lain.
" Mangga komunikasi sareng pak DN, abdi nuju aya kegiatan," sarannya.
Kemudian saat ditanya kaitan DN dengan permasalahan dugaan peserta didik fiktif di SMP IT Daar El Mumtaaz, apakah sebagai Ketua Yayasan? atau orang dari Disdikpora?. Sayang sekali Kepala Sekolah untuk pertanyaan terakhir belum ada jawaban.
(Goesta/Rafli)