| Foto: Dok. (Gambar istimewa/ Aditya: Biro Humas Kemenaker) Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menyatakan seleksi ini dibuka untuk publik yang memenuhi syarat |
SUARA CIANJUR | JAKARTA - Perekrutan calon hakim ad hoc Pengadilan Hubungan Industrial memasuki babak baru. Kementerian Ketenagakerjaan resmi membuka seleksi administratif tahun 2026 mulai 9 Oktober hingga 22 November 2026.
Jabatan ini strategis. Hakim ad hoc PHI merupakan unsur penentu putusan perselisihan industrial dari perwakilan serikat pekerja dan asosiasi pengusaha. Integritas dan kompetensinya akan langsung memengaruhi rasa keadilan di dunia kerja.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menyatakan seleksi ini dibuka untuk publik yang memenuhi syarat.
“Pembukaan seleksi ini memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi calon hakim ad hoc Pengadilan Hubungan Industrial,” ujar Indah, Selasa (13/10/2026).
Ia mengingatkan, seleksi administratif tidak bisa dianggap formalitas. Kelengkapan dan keabsahan dokumen menjadi filter awal.
“Calon peserta agar memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi dan mengikuti tata cara pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Seluruh ketentuan, mekanisme pendaftaran, dan tahapan seleksi dipublikasikan melalui laman sschphi.kemnaker.go.id.
Reporter: Arkam