Foto: Dok. (Goesta/SC) Buku Rekening PIP Dibagikan SDN Jamali 5?, Setelah Penerima Manfaat Lulus?, Ternyata Bocor!. |
SUARA CIANJUR | MANDE - Setelah anaknya lulus dari SDN Jamali 5, orang tua penerima manfaat untuk pertama kalinya menerima dan menyimpan sendiri buku rekening PIP (Simpel), masalah muncul setelah para orang tua penerima manfaat mengecek langsung di aplikasi sipintar, berapa kali anaknya mendapat dana bantuan program Indonesia pintar.
" Setelah kami mengecek sendiri di aplikasi sipintar, ternyata dari tahun 2018, 2019, 2020, 2021, 2022 hingga 2023 anak saya tercantat sebagai penerima manfaat, artinya anak saya setiap tahunnya berturut- turut mendapatkan bantuan PIP," ungkap BR orang tua penerima manfaat yang minta namanya di inisialkan, Sabtu (30/8/2025).
Apakah buku rekening PIP Simpanan Pelajar (Simpel) dipegang oleh penerima manfaat? tanya awak media.
" Buku tabungan ada di saya, itu pun baru saya diterima setelah anak saya lulus dari SDN Jamali 5, sesaat anak saya hendak masuk ke SMP," jawabnya.
" Sebelumnya saya pinta ke pihak sekolah tidak dikasihkan pak," Imbuhnya.
Lanjut BR: " Dari 6 kali berturut- turut mendapatkan bantuan PIP, baru 2 kali, anak saya menerima bantuan," akunya.
Pengalaman yang sama dialami oleh KM orang tua penerima manfaat yang namanya minta di inisialkan, anaknya baru menerima dana bantuan sebanyak 2 kali, padahal tercatat di aplikasi sipintar sebanyak 3 kali, dari tahun 2022, 2023 hingga 2024.
" Baru terima 2 kali pertama Rp.450.000,- yang kedua Rp.450.000,- selain itu saya belum pernah terima lagi," tuturnya.
Pengakuan lebih janggal datang dari WN (Nama jelas ada di redaksi) orang tua penerima manfaat, ia mengaku di buku rekening PIP anaknya ada aliran dana masuk Rp. 2. 250.000,- tapi sudah ada yang mencairkan?.
" Baru terima 3 kali, pertama Rp.450.000,- kedua Rp. 450.000 yang ketiga Rp. 450.000,-, namun di buku rekening nampak ada aliran dana masuk, namun sudah ada yang mengambil," ungkapnya.
Mendapati keluhan yang penuh kejanggalan dari para orang tua penerima manfaat, awak media kemudian mencoba mengkonfirmasi pihak sekolah, melalui Kepala SDN Jamali 5.
" Saya baru bertugas di SDN Jamali 5 dari tahun 2023, sebelumnya saya bertugas di Campaka Mulya, alhamdulillah selama saya bertugas disini PIP baik-baik saja tidak ada masalah, para penerima manfaat sekarang sudah langsung mencairkan masing-masing ke Bank BRI," terang Ujang Rokaya, S.Pd. Kepala SDN Jamali 5.
(Goesta)