Dampak Semrawut Drainase Peternakan Ayam Barulimus, Limpasan Air Hujan Bercampur Lumpur Terjang Pemukiman Warga

suaracianjur.com
Januari 06, 2026 | 17:02 WIB Last Updated 2026-01-06T10:14:08Z
Foto: Dok. (Goesta/Rafli) Nampak dalam gambar air hujan bercampur lumpur masuk ke rumah warga.

SUARA CIANJUR | SUKARESMI - Sebanyak 12 rumah warga di Kp. Bojong RT. 02/05 Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur tergenang limpasan air hujan bercampur lumpur, di duga limpasan air hujan bercampur lumpur tersebut berasal dari drainase proyek peternakan ayam Barulimus.

Warga terdampak mengaku sebelum berdirinya proyek kandang ayam Barulimus tidak pernah terjadi limpasan air hujan bercampur lumpur masuk ke rumah- rumah warga.

Pasca meluapnya air hujan bercampur lumpur masuk ke rumah warga kampung bojong, Ani (45) salah satu warga terdampak merasa tidak nyaman dan kerap dihantui kecemasan. 

" Setelah kejadian itu, kami sekeluarga semalaman tidak tidur, takut tengah malam terjadi hal- hal yang tidak diinginkan," katanya, Selasa (6/1/2025).
Foto: Dok. (Goesta/Rafli) Limpasan air hujan bercampur lumpur masuk ke pemukiman warga.

" Semalaman tidak tidur takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan menimpa anak- anak kami, keun masalah kerusakan harta benda mah, kumaha upami nyawa sok bade kamana ngageuntosanna," keluhnya menggunakan bahasa daerah.

Ia juga mengatakan sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Cikancana, bahkan katanya, Kepala Desa sudah mengecek sendiri kelapangan. Tanggap dengan keluhan warganya.

" Tadi oge atos aya pak Kades sumping kadieu ningalian, pihak warga juga sudah menyampaikan agar pihak kepala Desa menyampaikan keluhan permasalahan ini ke pihak perusahaan peternakan ayam Barulimus, agar ada pertanggungjawaban dari pihak perusahaan," tuturnya.

Lebih lanjut, mewakili warga lainnya yang terdampak, Ani mengungkapkan langkah warga kedepannya.
Foto: Dok. (Goesta/Rafli) Nampak dalam gambar air hujan bercampur lumpur diduga berasal dari proyek kandang ayam.

" Saat ini kami sebagai warga terdampak limpasan air hujan bercampur lumpur dari proyek kandang ayam mendelegasikan keluhan kami kepada kepala desa, setelah itu tinggal menunggu tanggapan dari pihak perusahaan," ungkapnya.

" Jika cara baik-baik tidak ada tanggapan atau pertanggungjawaban dari pihak perusahaan, bila perlu warga ngabring ngaleut ka proyek kandang ayam, ayeunamah urang bandungan heula we, kumaha buktosna," tandasnya.

Terpisah, Dede Rustaman Pengawas lapangan Proyek Peternakan Ayam Barulimus menanggapi keluhan dan ke khawatiran warga mengatakan.

" Saya sudah mengecek langsung ke lokasi kejadian, dan pihak proyek akan mengantisipasi saluran air yang berdampak ke warga," tanggapnya.

" Drainase air akan dipindahkan ke saluran gorong-gorong depan agar peristiwa seperti ini tidak terjadi kembali," bebernya.
Foto: Dok. (Goesta/Rafli) Nampak dalam gambar air bercampur lumpur mengalir ke pemukiman warga.

Sementara itu, Nanang selaku Kepala Desa Cikancana, menanggapi keluhan warganya yang terdampak meluapnya limpasan air hujan bercampur lumpur yang masuk ke pemukiman warga, yang di duga akibat buruknya saluran drainase proyek kandang ayam barulimus, angkat suara.

" Saya sudah menyampaikan permasalahan ini ke pihak perusahaan, dan pihak perusahaan sudah memberikan jawaban kesiapannya untuk memperbaiki saluran drainase yang ada dilokasi proyek agar peristiwa yang menimpa warga kami ni, dikemudian hari tidak terulang kembali," ujarnya singkat.

(Goesta/Rafli)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dampak Semrawut Drainase Peternakan Ayam Barulimus, Limpasan Air Hujan Bercampur Lumpur Terjang Pemukiman Warga

Trending Now

Iklan