SUARA CIANJUR | SUKANAGARA - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukanagara 1, melaksanakan penyuluhan kepada para peserta didik penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan tersebut bertempat di SMP Negeri 5 Sukanagara dan SD Negeri Sukatani Kecamatan Sukanagara dengan mengusung tema "Gizi Seimbang Dan Teknik Cuci Tangan Yang Baik Dan Benar".
Penyuluhan yang dipandu oleh Nabila Nur Anisa, Amd.Gz. selaku tenaga ahli gizi di SPPG Sukanagara 1 terebut diikuti oleh para peserta didik dan dewan guru, dengan penuh antusias dan khidmat.
Saat dikonfirmasi awak media, Nabila mengatakan bahwa penyuluhan ini rutin kami lakukan agar mereka selaku penerima manfaat bisa memahami dan mampu berprilaku hidup sehat.
"Penyuluhan ini bagian dari tugas kami selaku ahli gizi, dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan wawasan tentang apa yang dimaksud dengan gizi seimbang, dan cara cuci tangan yang baik dan benar menurut ahli kesehatan," Kamis (5/2/2026).
Masih kata Nabila dalam urasinya, gizi seimbang adalah susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral) dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Penerapan gizi seimbang sangat penting untuk menghindari kekurangan atau kelebihan gizi (seperti obesitas) dan mencegah berbagai penyakit kronis, paparnya
"Tujuannya dari pemenuhan gizi seimbang adalah untuk menjaga kesehatan, mengoptimalkan tumbuh kembang, dan meningkatkan kualitas hidup, yang didukung dengan pola hidup aktif serta bersih," lanjutnya.
Menurut Nabila, gizi seimbang yang diasupkan kedalam tubuh manusia akan kurang optimal, jika tangan yang digunakan untuk menyantap makanan bergizi tersebut tidak bersih, maka sebelum makan tangan harus dicuci dengan baik dan benar.
"Cuci tangan yang baik dan benar menurut standar WHO ada enam langkah yang harus dilakukan selama 40-60 detik menggunakan sabun dan air mengalir. Langkahnya meliputi meratakan sabun di telapak, punggung tangan, sela-sela jari, posisi mengunci, memutar ibu jari, dan ujung jari, hal ini efektif untuk mencegah kuman dan biang penyakit,
" pungkasnya.
Agus Prabu