| Foto: Dok. (Rafli) Tinggal Bersama Kakek- Nenek di Campaka, Anak Yatim Penderita Carebral Palsy (Lumpuh Otak) Butuh Perhatian Pemerintah |
SUARA CIANJUR | CAMPAKA - Tidak seperti remaja pada umumnya, diisi dengan kegiatan bermain, bersekolah, serta kegiatan lainnya yang menyenangkan, Rahmat (19) warga Kp. Sarongge RT. 05/07 Desa Sukajadi Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur sejak lahir mengidap penyakit Carebral Palsy (lumpuh otak) sejak lahir, hingga hari- harinya terasa sangat berat.
Sepeninggal Ibu kandungnya, Rahmat tinggal bersama Kakek Neneknya, keduanya sangat menyayangi Rahmat, berharap dikemudian hari cucunya tercinta dapat berobat dengan layak, sehingga dapat terlepas dari penyakitnya, dan dapat berkehidupan layak seperti remaja pada umumnya.
Menurut Sanudin (65) Kakeknya Rahmat, Cucunya tersebut mengidap penyakit lumpuh otak sejak bayi, nasib pilu yang dialami cucunya tidak sampai disitu, umur 1 tahun Ibunya meninggal dunia, konon kata Sanudin, sang Ayah tidak mau merawatnya.
" Cucu saya mengidap penyakit lumpuh otak sejak bayi, kini usianya sudah 19 tahun, hari- harinya sangat memprihatinkan, karena penyakit yang di deritanya dari bayi tidak bisa bicara, di usia satu tahun ibunya meninggal dunia, hingga saat ini tinggal bersama kami, karena bapaknya tidak mau merawatnya," terang Sanudin Kakeknya Rahmat, Minggu (22/2/2026).
" Sudah banyak yang datang, ngambil photo dan ini itu, namun tidak ada bantuan yang datang, mungkin belum rezekinya cucu kami, meskipun dalam kondisi yang kekurangan, saya harus berjuang mengurus Rahmat Cucu saya, sambil berharap ada bantuan dari Pemerintah dan Dermawan," harapnya.
Ia juga mengatakan bukan tidak mau membawa cucunya berobat, tapi terkendala masalah pembiayaan.
" Kami ini bekerja serabutan, tidak memiliki penghasilan tetap, bahkan untuk menyambung hidup saja terasa sulit, jadi itu masalahnya, bukan tidak mau membawanya ke rumah sakit untuk berobat," jelasnya.
Terpisah, Iqbal Kepala Desa Sukajadi mengatakan bahwa pihaknya sudah berusaha membantu, namun terkendala administrasi kependudukan.
" Saya sudah berupaya, mengajukan ke dinas dan kementrian, namun ada kendala di adminduk, karena Rahmat tercatat di KK orang tuanya, sedangkan Rahmat tinggal bersama kakek dan neneknya," jelasnya.
Sambung Kades, kami pihak pemdes Sukajadi telah berupaya, namun itu yang menjadi kendalanya di Adminduk.
" Memang ibu Rahmat sudah meninggal sejak dulu, tapi Rahmat tercatat di KK orang tuanya," pungkasnya.
Apapun kendala dan permasalahannya, Rahmat sangat membutuhkan bantuan dari para donatur, dermawan, dan pemerintahan, bagi yang mau membantu silahkan hubungi nomor redaksi yang tertera di box redaksi suaracianjur.com.
(Rafli)