| Foto: Dok. (Ceng) Ngabuburit di Melben City " Sagala Aya" dari Camilan Oriental Hingga Makanan Khas Ramadhan |
SUARA CIANJUR | KARANGTENGAH - Masyarakat Desa Maleber Kecamatan Karangteng Kabupaten Cianjur tumpah di lapangan alun- alun Masjid Jami Maleber untuk berburu takjil, tepatnya depan Balai Desa Pemerintahan Desa Maleber. Kaum Gen Z menyebutnya Melben City, plesetan dari Melbourne.
Masyarakat Desa Maleber tua muda tumpah ruah dilapangan ngabuburit sambil mencari camilan untuk berbuka puasa. Varian takjil beraneka ragam, mulai dari makanan jepang, china, kolak, termasuk camilan khas Jawa Barat; seblak.
" Pasar Ramadhan dadakan ini di mulai dari pukul 15.00 WIB sampai dengan waktu berbuka puasa," ujar Tantan Rusmana Kaur Perencanaan Pemdes Maleber, Sabtu (21/2/2026).
" Masyarakat dari penjuru desa maleber sengaja datang ke lapang alun- alun Masjid Jami Maleber, sambil ngabuburit mereka berburu bermacam macam takjil," terangnya.
Ia juga mengatakan bahwa pemukiman di wilayah administratif Desa Maleber sangat padat.
" Pemukiman disini sangat padat, dan masyarakatnya majemuk," ungkapnya.
" Para penjual dan pembeli merupakan warga lokal, dan ini sangat bagus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mereka menjual bermacam camilan atau takjil, mulai dari seblak, makanan modern, bernuansa oriental, hingga makanan khas ramadhan, kolak dan kurma," pungkasnya.
Ceng