Domba Jantan Kesayangan Raib Digondol Maling, Pemilik Cuma Bisa Pasrah

suaracianjur.com
Maret 11, 2026 | 14:41 WIB Last Updated 2026-03-11T07:46:57Z
Foto: Dok. (Dang) Kandang domba milik Jeni warga desa bunikasih

SUARA CIANJUR | WARUNGKONDANG - Membeli segala macam kebutuhan hari raya menjadi sesuatu yang wajib bagi warga, dan itu sudah menjadi rutinitas tahunan, bahkan untuk sebagian orang tidak lagi memperdulikan darimana sumbernya, yang penting kebutuhan hari raya terpenuhi.

Mengingat hal tersebut di pertengahan Ramadhan 1447 Hijriah kewaspadaan masyarakat harus lebih ditingkatkan, dalam melindungi dan menjaga harta bendanya, dengan menggiatkan kembali patroli ronda malam.

Seperti yang terjadi di Kp. Cicariang RT. 01/03 Desa Bunisari Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur, Jeni (40) warga setempat, hanya bisa pasrah, ketika domba jantan besar kesayangannya raib digondol maling.

" Saya tidak tahu persis jam berapa hilangnya, namun sekitar pukul 07.00 Wib ketika hendak memberi pakan si jalu (domba kesayanganya -red) sudah tidak ada di kandangnya," jelas Jeni, Rabu (11/3/2026).

Lokasi kandang domba milik Jeni terletak di pinggir sawah di kampung sebelah, cukup jauh dari kediamannya, biasanya ia selalu menginap atau piket di lokasi kandang untuk mengawasi hewan ternaknya.

" Pada malam kejadian, saya tidak menunggui kandang, karena kondisi badan sedang tidak vit," jelasnya.

Dalam bahasa daerah, Jeni kembali menceritakan kenapa dirinya pada saat kejadian tidak ada dilokasi.
Foto: Dok. (Dang) Domba jantan terbesar raib di gondol maling

" Biasa na abdi sok sare di dieu, sok kemit tiap peuting oge, ngan peuting tadi mah, abdi teu ka dieu, abdi na teu gareunah awak, kurang sehat," ungkapnya.

Domba yang Jeni pelihara berjumlah empat ekor, satu domba betina dan tiga domba jantan. domba yang hilang satu ekor, yaitu domba jantan yang paling besar.

" Anu lengit hiji, domba jaluna, anu panggedena, eta di ingu ku abdi tos sataun satengah," tuturnya.

Rasa kehilangan nampak dari raut mukanya, namun demikian Jeni saat diwawancarai awak media suara cianjur nampak menegarkan diri.

" Nya kudu kumaha deui atuh, da peristiwana atos terjadi, nya mung bisa pasrah we," keluhnya.

Meski kehilangan, dan dirugikan kawanan maling, Jeni tetap berharap dan mendoakan yang terbaik bagi pelaku pencurian.

" Mudah-mudahan nu maling na sing beunghar, sing bageur, tina salah sing jadi bener, keun bae da sagala rupa na oge ti Gusti Allah, pasrahkeun we ka Gusti Allah," ucapnya.

Dang
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Domba Jantan Kesayangan Raib Digondol Maling, Pemilik Cuma Bisa Pasrah

Trending Now

Iklan