SUARA CIANJUR | KADUPANDAK - Orang tua murid menilai penyaluran dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di satuan pendidikan SDN Wargamulya Kecamatan Kadupandak tidak transparan, hal tersebut disampaikan setelah para orang tua mengecek data penerima manfaat PIP di aplikasi sipintar.
Seperti yang di sampaikan Ayu Nurma Yunita, orang tua dari Adwa Celsta Alfais, alumni peserta didik SDN Wargamulya, dimana dulu menempuh pendidikan dasar, Celesta kini sudah duduk di bangku SMA.
" Setelah mengecek sendiri di aplikasi sipintar, saya kaget menemukan nama anak saya Adwa Celsta alfais tercatat sebagai penerima manfaat PIP di satuan pendidikan SDN Wargamulya, pada tahun 2021," terangnya, Minggu (1/3/2026).
" Kalau tidak mengecek sendiri di aplikasi sipintar mungkin sampai saat ini saya tidak akan pernah tahu, karena pihak sekolah tidak pernah melakukan pemberitahuan," katanya.
Ia juga mengatakan setelah mengetahui anaknya tercatat sebagai penerima manfaat PIP, ia langsung mempertanyakan hal tersebut ke pihak SDN Wargamulya untuk mendapatkan kejelasan.
" Saya langsung mendatangi sekolah, dan mempertanyakan pada tahun 2021 tercatat sebagai penerima manfaat PIP, kenapa pihak sekolah tidak melakukan pemberitahuan," ujarnya.
Sambung Ayu Nurma Yunita, salah satu Guru SDN Wargamulya bilang, katanya akan mengecek dulu ke Bank.
" Akan mengecek dulu ke Bank apakah sudah di cairkan atau dananya kembali ke negara," ucap Ayu menirukan ucapan Guru.
Hal serupa disampaikan Suryatno, orang tua dari Zahra Tunida, alumni SDN Wargamulya yang kini duduk di Bangku SMP. Ia mengaku awalnya tidak tahu anaknya tercatat sebagai penerima manfaat PIP di SDN Wargamulya, seperti yang tercantum di aplikasi sipintar.
" Mengetahui anak saya tercatat sebagai penerima manfaat PIP di SDN Wargamulya setelah mengecek aplikasi sipintar, anehnya sejak awal pihak sekolah tidak melakukan pemberitahuan, setelah terungkap malah menyuruh mengecek ke Bank, sedangkan buku rekening PIPnya pun sampai saat ini tidak pernah melihatnya," tuturnya.
Terpisah, menanggapi keluhan orang tua murid, Hendi Isnaeni, S. Pd., selaku Kepala SDN Wargamulya membenarkan bahwa data anak tersebut setelah di cek tercatat sebagai penerima manfaat PIP.
" Untuk memastikan, kemarin kami mendatangi BRI Unit Kadupandak untuk mengetahui dimana adanya dana PIP tersebut, apakah sudah di cairkan atau belum, karena di sekolah data penerimaannya sudah sudah tidak ada, buku rekeningnya juga sudah tidak ada," terang Hendi.
Lanjut Hendi: " Kemungkinan dana itu kalo menurut keterangan sementara pihak Bank sudah di kembalikan ke Negara, namun untuk lebih pastinya orang tua silahkan datang langsung ke Bank untuk minta riwayat transaksi," kelitnya.
Lebih lanjut Hendi memberikan bantahan terkait pihak SDN Wargamulya yang diduga tidak melakukan pemberitahuan kepada orang tua murid.
" Berkaitan tidak adanya pemberitahuan kepada orang tua murid setelah saya komunikasi dengan kepala sekolah yang dulu serta guru- guru yang ada di sini, ternyata pada tahun 2021 dari dinas tidak pernah memberikan daftaran penerima PIP ke operator sekolah ataupun ke kepala sekolah," bantahnya.
Hikman