| Foto: Dok. (Rafli) Nampak dalam gambar para petugas sedang membersihkan material yang terbawa arus banjir ke pemukiman warga |
SUARA CIANJUR | MANDE - Sebanyak 97 warga, dari 32 KK terpaksa diungsikan otoritas setempat pasca terjadi bencana alam banjir di Kp. Cibolang Desa Jamali Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur.
Menurut keterangan warga setempat, bencana banjir diduga berasal dari luapan sungai cibolang, ditambah intensitas curah hujan yang tinggi sejak Kamis (30/4) hingga Jumat (1/5) yang mengguyur kawasan tersebut, dampaknya luapan air sungai menerjang perumahan warga yang berada di bantaran sungai.
Pasca kejadian, hingga saat ini Sabtu, 2 Mei 2026. Forkopimcam Mande bersama warga setempat berjibaku membersihkan berbagai jenis material yang terbawa arus banjir dari pemukiman warga.
Cece Rusmana Kepala Desa Jamali dalam sesi wawancara dengan awak media suara cianjur menjelaskan, sebanyak 97 warga dari 32 KK telah diungsikan.
" Sebanyak 97 warga, dari 32 kepala keluarga terdampak banjir telah di evakuasi," ujar Cece, Sabtu (2/5/2026).
" Sebenarnya tempat evakuasi sudah di siapkan oleh forkopimcam, namun para korban lebih memilih tinggal di tempat saudaranya, yang tak jauh dari lokasi banjir," terangnya.
Lanjut Cece: " Kami belum bisa memastikan berapa kerugian warga akibat banjir ini, namun kami selaku kepala desa bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, saat ini semua warga kami dalam kondisi sehat,".
" Kami dari Pemerintahan Desa mengucapkan terimakasih atas bantuan forkopimcam, kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, saat ini kami sedang melaksanakan pembersihan material yang terbawa arus banjir," harapnya.
Terpantau awak media, para korban lebih memilih mengungsi di tempat saudaranya yang tinggal tak jauh dari lokasi banjir, mengingat barang barang korban masih tertinggal di tempatnya masing masing.
Rafli