| Foto: Dok. (Indra SC) 44 Tahun Desa Sindangjaya: Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, lempar Peringatan Keras Soal Lingkungan |
SUARA CIANJUR | CIPANAS RAYA - Isu sampah dan degradasi lingkungan di kawasan Cipanas kembali mencuat dalam seremoni hari jadi desa. Bupati Cianjur dr. M. Wahyu Ferdian meminta warga Desa Sindangjaya tidak mengorbankan kelestarian lingkungan di tengah perkembangan wilayah.
Pesan itu disampaikan Wahyu saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-44 Desa Sindangjaya yang dirangkaikan dengan HUT ke-81 RI, Sabtu (5/9/2026).
Wahyu menilai daya tarik Sindangjaya justru terletak pada kondisi alamnya yang masih asri, yang mendatangkan warga dari luar daerah. Karena itu, ia mengingatkan agar potensi tersebut tidak rusak oleh persoalan sampah.
“ Orang-orang dari luar, dari berbagai daerah, datang ke sini karena alamnya asri dan udaranya segar. Karena itu, mari kita jaga alamnya, jangan sampai menjadi tempat sampah. Sampah harus dibuang pada tempatnya dan jangan acak-acakan,” katanya.
Pernyataan Bupati tersebut relevan dengan kondisi Cipanas Raya yang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tekanan alih fungsi lahan, kepadatan permukiman, dan persoalan pengelolaan sampah.
Pada kesempatan yang sama, Wahyu juga menyinggung pentingnya mempertahankan identitas desa.
| Foto: Dik. (Indra SC) Wahyu menilai daya tarik Sindangjaya justru terletak pada kondisi alamnya yang masih asri, yang mendatangkan warga dari luar daerah. Karena itu, ia mengingatkan agar potensi tersebut tidak rusak oleh persoalan sampah |
“Jaga budaya, jaga sejarah, supaya Sindangjaya dan desa-desa di sekitarnya dapat kita ajukan kembali menjadi desa-desa kebanggaan urang Cianjur,” ujarnya.
Ia menambahkan, “ Semoga dari sekarang sampai ke depan, Sindangjaya semakin maju, warganya sehat, dan desanya menjadi kebanggaan Kabupaten Cianjur".
Sementara itu, Kepala Desa Sindangjaya H. Deden Muhammad Syahir Fauzi menyebut peringatan hari jadi diisi rangkaian kegiatan selama sekitar satu bulan. Puncak acara berupa jalan santai dan pertunjukan Wayang Golek.
Deden menyatakan ke depan pihaknya akan fokus memperkuat hubungan pemerintah desa dengan warga.
“ Langkah strategis ke depan, apa yang akan kita lakukan adalah lebih mempererat tali silaturahmi. Baik antara pemerintah desa dengan warga, maupun dengan tokoh-tokoh alim ulama,” ujar Deden.
Indra