| Foto: Dok. (Joy SC) Api pertama kali terlihat membumbung dari bagian dapur. Sisa bara tungku yang belum padam sempurna menjadi pemicu kebakaran |
SUARA CIANJUR | WARUNGKONDANG - Bibin (75) kehilangan rumahnya setelah api melalap habis kediamannya di Kampung Cilenyang RT 02/RW 05, Desa Sukamulya, Warungkondang, Minggu (18/10/2026). Rumah kayu berukuran 6 x 9 meter itu rata dengan tanah. Kerugian ditaksir Rp100 juta.
Api pertama kali terlihat membumbung dari bagian dapur. Sisa bara tungku yang belum padam sempurna menjadi pemicu kebakaran.
Laporan masuk ke Damkar sekitar pukul 14.30 WIB. Tim tiba sepuluh menit kemudian setelah menempuh jarak sekitar 10 kilometer dan langsung melakukan pemadaman.
Komandan Regu Damkar Cianjur, Iman, yang memimpin langsung di lokasi menyebut pihaknya mengerahkan sembilan personel dengan tiga unit armada. Pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam.
"Begitu laporan masuk, tim kami langsung meluncur ke lokasi," kata Iman.
| Foto: Dok. (Joy) Usai Beraksi. Pasukan Damkar melakukan sesi Poto bersama dengan Kepala Desa Sukamulya, Babinkamtibmas, dan Warga setempat yang membantu proses pemadaman |
Menurut Iman, pemadaman mendapat dukungan tambahan dari pos lain untuk mencegah api merembet ke rumah warga yang berhimpitan.
"Di lapangan kami dibantu satu unit dari Pos Cibeber untuk mempercepat pemadaman," ujar Iman.
Beruntung tidak ada korban jiwa. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong.
Iman mengingatkan tungku masih menjadi penyebab kebakaran paling sering di permukiman padat.
"Kalau abai sedikit saja, api bisa merembet kemana-mana. Pencegahan di awal itu yang paling penting supaya rumah dan lingkungan tetap aman," kata Iman.
Reporter: Joy