-->

Berkah Ada TMMD, Masjid Nurul Jihad Akbar Tidak Lagi Dibangun Dengan Sumbangan Petani Jagung

SuaraCianjur.com
Jumat, 09 Juli 2021, 14.49 WIB Last Updated 2021-07-09T07:49:34Z

SUARA CIANJUR ■ Pelaksanaan kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 111 tahun anggaran 2021 ini, selain membuka akses jalan masuk ke daerah yang terisolir, juga melaksanakan pekerjaan pembangunan sarana dan prasarana fasilitas tempat ibadah untuk daerah yang menjadi target TMMD.

Seperti yang saat ini sedang dikerjakan oleh prajurit Satgas TMMD ke- 111 Kodim 1415/Selayar. Dimana saat ini satgas sementara melaksanakan pekerjaan pembenahan Masjid Tola yang berada di Kampung Tola, Lura' Gantarang, Kelurahan Bontobangung, Kecamatan Bontoharu, di lokasi pusat kegiatan TMMD tahun ini di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Masjid Tola atau yang lebih dikenal oleh warga Kampung Tola sebagai Masjid "Nurul Jihad Akbar" yang berarti Cahaya Perjuangan Besar. Masjid Tola ini pertama kali dibangun dengan biaya swadaya warga Kampung Tola itu sendiri ditengah kondisi daerah yang selama puluhan tahun ini terisolir. 

Kepala Lingkungan Kampung Tola, Lura' Gantarang, Misbahuddin saat ditanya pada Jumat (9/7/2021), mengungkap terkait sejarah Masjid Tola tersebut, menjelaskan bahwa Masjid Tola mulai dibangun sekitar tahun 1964 dan yang menjadi pengurus sekaligus ketua pengurus Masjid Tola yang pertama adalah orangtuanya.

"Dulu sumbangan warga untuk pembangunan Masjid saat itu bukan berbentuk uang atau bahan bangunan, tapi berupa sumbangan Jagung. Karena pekerjaan warga saat itu petani jagung, jadi setelah sumbangan jagung itu terkumpul semua kemudian dibawa oleh pengurus Masjid dengan jalan kaki dari Kampung Tola ke pasar yang ada di Benteng untuk dijual. Dari hasil penjualan itulah yang kemudian dibelikan bahan material bangunan masjid dan kebutuhan Masjid lainnya," kata Misbahuddin.

Saat ini, kata Misbahuddin pengurus lama Masjid Tola yang masih hidup sampai sekarang tinggal 1 orang dan yang lain sudah meninggal semua. Itulah yang membuat Misbahuddin serta sebagian warga Kampung Tola lainnya tetap tinggal dan enggan meninggalkan tanah kelahirannya, meski di Kampung tersebut terisolir selama puluhan tahun.

"Alhamdulillah, berkat adanya TMMD dari Kodim. Sekarang jalan ke Kampung Tola sudah bisa dilalui dengan mudah menggunakan kendaraan. Insha Allah dengan selesainya nanti pembenahan Masjid yang dikerjakan bapak-bapak TNI ini, kegiatan-kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi di Kampung kami bisa dilaksanakan kembali," ucap Misbahuddin.

Hal unik lainnya, dan yang masih menjadi misteri bagi warga yang tinggal di Kampung Tola, Lura' Gantarang, Kelurahan Bontobangung lokasi pusat kegiatan TMMD ke- 111 Kodim 1415/Selayar tersebut, yaitu adanya ratusan kuburan batu tua yang berusia ratusan tahun dan masih utuh sampai sekarang.  

 ■ TMC

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

PILKADA CIANJUR

+