Pemdes Neglasari cepat tanggap Tangani potensi endemi DBD

suaracianjur.com
Mei 14, 2024 | 19:24 WIB Last Updated 2024-05-14T12:30:02Z
Foto: Dok. Suara cianjur, kegiatan fogging di Kampung Kubengan 

SUARA CIANJUR | BOJONGPICUNG - Pemerintah Desa Neglasari dinilai tokoh masyarakat setempat Idan Ramdani (43) tahun cepat tanggap dalam menangani potensi endemi DBD Demam Berdarah Dengue di Kampung Kubengan dan Kampung Tegallega Desa Neglasari Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur.

Menurut Idan Ramdani yang akrab disapa Idan, Kepala Desa Neglasari bersama Jajaran nya sangat luar biasa menanggapi keluhan masyarakat, terkait dugaan suspek DBD yang terjangkit di Kampung Kubengan dan Kampung Tegallega.

"Setelah mendapat laporan dari para Ketua Erte, Bu Kades menyuruh jajaran nya menginventarisir jumlah warga yang di duga terjangkit DBD," ujar nya. Selasa, (14/5/2024).

"Kemudian, Ia berjanji akan menangani hal ini dengan serius, bekerja sama dengan Dinas kesehatan melalui Puskesmas Bojongpicung," jelas Idan.

Sambung Idan, ternyata ucapan Kades bukan isapan jempol, terbukti dihari berikutnya datang tim kesehatan dari Puskesmas Bojongpicung melaksanakan kegiatan fogging disertai kegiatan PSN dan pembagian serbuk abate oleh tim Jumantik.
Foto: Dok. SC. Persiapan pengasapan di Kampung Kubengan Desa Neglasari 

Hal senada disampaikan Kepala Desa Neglasari Enci Nurhayati, S.IP. 

"Setelah kami mendapat laporan dari para ketua erte setempat, kami langsung berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan puskesmas untuk menindaklanjuti suspek DBD," tuturnya.

Lanjutnya; "Alhamdulillah respon Dinas kesehatan dan Puskesmas pun cepat, langsung menerjunkan tim pengasapan (fogging) ke 2 kampung tersebut," imbuhnya.

"Tujuan nya agar penyakit yang diakibatkan dari gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut tidak menyebar ke kampung lain nya," ungkapnya.

Sambung Kades Neglasari, selain melaksanakan pengasapan tim Jumantik Desa kami dan Puskesmas melakukan PSN Pembersihan sarang nyamuk dan pembagian serbuk Abate.

"Alhamdulillah, peristiwa ini tidak menyebar ke kampung lain nya dan warga yang diduga suspek pun segera ditangani, sa'at ini mereka sudah kembali sembuh dan sehat, meskipun sempat dirawat juga," pungkasnya.

(Arkam)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemdes Neglasari cepat tanggap Tangani potensi endemi DBD

Trending Now

Iklan