Berupaya Jebol Gerbang Pendopo Cianjur, Massa Demontrasi Tolak Proyek Geotermal Tagih Janji Bupati

suaracianjur.com
Desember 10, 2025 | 17:15 WIB Last Updated 2025-12-10T11:40:12Z
Foto: Dok. (Joy/SC) Massa aksi demonstran dari berbagai elemen masyarakat, masyarakat dari Bogor dan Sukabumi juga turut serta.

SUARA CIANJUR | CIANJUR - Aksi demontrasi penolakan Program Geotermal di Wilayah BB TNGGP Cipanas hampir berakhir chaos, aksi demonstrasi yang sebelumnya berjalan tertib mendadak memanas, penyebabnya diduga massa aksi demo merasa kecewa karena Bupati Cianjur tidak menghampiri para demonstran. Hingga terjadi saling dorong gerbang pendopo kabupaten cianjur antara demonstran dengan petugas satuan polisi pamong praja.

Aksi demonstrasi penolakan program geotermal melibatkan berbagai elemen masyarakat, diantaranya: Ormas GAIB, Komunitas Peduli Agraria Untuk Rakyat (PATRA), Aliansi Masyarakat Gunung Gede Pangrango (AMGP), Surya Kadaka Indonesi. Komunitas Pendaki dan Masyarakat sekitar proyek geotermal.

Minimnya partisipasi masyarakat dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut di duga jadi pemicu terjadinya gelombang penolakan, mereka menilai kehadiran geothermal tidak memberikan keadilan bagi warga yang berada di lingkar proyek.

Deder selaku Koordinator Aksi Penolakan Proyek Geotermal menjelaskan bahwa aksi yang digelar pada hari ini bukan sekedar aksi penolakan geotermal, juga menagih janji Bupati Cianjur pada masa kampanye yang menyatakan menolak proyek tersebut.

" Kami turun kesini, ke pendopo kabupaten cianjur, karena dulu pada masa kampanye Beliau menolak proyek geotermal," katanya kepada awak media suara cianjur, Rabu (10/12/2025).

" Aksi kali ini juga menjadi perhatian masyarakat bogor, sukabumi, dan mengirimkan perwakilannya dalam aksi penolakan ini," ungkapnya.

Deder menambahkan, sebelumnya kami telah berulang kali mengirimkan surat permohonan audiensi, namun tidak ada respon, sehingga terjadi aksi demonstrasi.

" Kami sudah 20 kali melayangkan surat permohonan audiensi, namun tidak ada jawaban, karenanya kami merasa terhina seolah Kabupaten Cianjur tidak ada Bupatinya," tandasnya.

" Kalau memang Bupati peduli, seharusnya datang berdialog. Kami tidak menuntut lebih, hanya ingin duduk bersama. Karena proyek ini dari pusat, justru kita butuh kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah daerah," jelasnya.
Foto: Dok. (Joy /SC) Karena tidak ditemui Bupati, massa aksi mencoba menerobos masuk, hingga terjadi saling dorong dengan petugas.

Deder, menegaskan massa siap melakukan aksi lanjutan apabila Bupati Cianjur tetap tidak membuka dialog atau menandatangani nota kesepakatan penolakan geothermal. 

" Kalau Bupati tidak hadir dan tidak mau tanda tangan kesepakatan, Kami naik ke provinsi Jawa Barat. Kami minta media menyebarkan bahwa masyarakat Gunung Gede menolak proyek geothermal," tandasnya.

(Joy)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Berupaya Jebol Gerbang Pendopo Cianjur, Massa Demontrasi Tolak Proyek Geotermal Tagih Janji Bupati

Trending Now

Iklan