| Foto: Dok. (Rafli/SC) Nampak dalam gambar rumah milik Ayi Lisnawati warga Kampung Galudra Desa Sukaresmi, kondisinya bangunan nampak sangat memperihatinkan, penghuninya berharap mendapat bantuan dari Pemerintah. |
SUARA CIANJUR | SUKARESMI - Disaat intensitas hujan tinggi disertai angin kencang menerjang kawasan Kp. Galudra RT. 02/01 Desa Sukaresmi Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur. Ayi Lisnawati (42) warga setempat bersama keluarganya kerap dilanda kecemasan hebat, pasalnya rumah yang mereka tinggali kondisi bangunannya nampak sudah tidak layak huni.
" Setiap kali turun hujan di sertai angin kencang, saya dan anak- anak selalu dihantui kecemasan yang luar biasa, karena kondisi rumah kami mengalami kebocoran hebat di sana- sini," ujar Ayi, Jumat (2/1/2026).
" Selain mengalami kebocoran, penopang bangunan sudah sangat rapuh, kami khawatir rumah yang kami tinggali sewaktu- waktu ambruk, akibat tak kuat menahan terpaan hujan deras yang di sertai angin kencang," tuturnya nampak was- was.
Ia kembali menjelaskan kecemasan yang acap kali datang saat hujan deras di sertai angin kencang menerjang wilayah desa sukaresmi dan sekitarnya.
" Saya benar- benar takut, saya bersama anak- anak merasa tidak tenang," keluhnya.
" Saya berharap mendapat perhatian dan bantuan dari Pemerintah, agar kecemasan yang selalu menghantui kami mendapatkan solusi," harapnya.
Terpisah, Rahmat Wahyudin selaku Kepala Desa Sukaresmi menyebutkan bahwa rumah yang ditempati keluarga Ayi Lisnawati sudah di ajukan dalam Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
" Rumah tersebut sudah kami ajukan dalam program rutilahu, kita tunggu saja hasilnya," sebut Kades Sukaresmi yang akrab di sapa Yuyu.
" Sudah ada beberapa rumah warga yang telah terbantu, diantaranya; di Kampung Surupan dan Selagombong, yang terkini rumah Ibu Ayi Lisnawati mudah- mudahan secepatnya dapat terealisasi," terangnya.
Rafli/Goesta