Disiapkan Jadi Agen Perubahan, Politeknik Bhakti Kencana dan DPC APDESI Cianjur Luncurkan Program 1.000 Sarjana Desa

suaracianjur.com
Juli 13, 2026 | 18:23 WIB Last Updated 2026-07-13T11:28:51Z
Foto: Dok. (Gambar ilustrasi AI/SC) Disiapkan Jadi Agen Perubahan, Politeknik Bhakti Kencana dan DPC APDESI Cianjur Luncurkan Program 1.000 Sarjana Desa

SUARA CIANJUR | CIANJUR – Politeknik Bhakti Kencana (PBK) Cianjur bersama Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Cianjur resmi meluncurkan Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa. Peluncuran tersebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan Silaturahmi Akbar dan Forum Sinergi Kepala Desa se-Kabupaten Cianjur yang digelar di Kampus Politeknik Bhakti Kencana Cianjur, Senin (13/7/2026).

Program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat desa sekaligus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, profesional, dan berdaya saing. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Cianjur, jajaran pengurus DPC APDESI Kabupaten Cianjur, para kepala desa se-Kabupaten Cianjur, unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Cianjur.

Direktur Politeknik Bhakti Kencana Cianjur, Dr. Achmad Mulyana, menegaskan bahwa pembangunan daerah harus diawali dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama masyarakat yang berada di wilayah pedesaan.

"Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa, kami ingin membuka kesempatan pendidikan tinggi yang lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan bagi generasi muda desa agar mampu menjadi agen perubahan di daerahnya," ujar Dr. Achmad Mulyana.
Foto: Dok. (Hdi) Direktur Politeknik Bhakti Kencana Cianjur, Dr. Achmad Mulyana, menegaskan bahwa pembangunan daerah harus diawali dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama masyarakat yang berada di wilayah pedesaan

Menurutnya, Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa merupakan wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah desa dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.

"Melalui program ini, putra-putri terbaik dari desa-desa di Kabupaten Cianjur akan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan pendampingan, mulai dari proses pendaftaran, seleksi, pelaksanaan pendidikan, pengembangan kompetensi, hingga persiapan memasuki dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, DPC APDESI Kabupaten Cianjur menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa melalui kegiatan sosialisasi, pendataan, penjaringan, serta pemberian rekomendasi kepada calon mahasiswa berprestasi dari setiap desa.
Foto: Dok. (Hdi) Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Cianjur, jajaran pengurus DPC APDESI Kabupaten Cianjur, para kepala desa se-Kabupaten Cianjur, unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Cianjur


Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa tersebut, Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berpendidikan, inovatif, serta memiliki kapasitas kepemimpinan untuk mendorong kemajuan desa dan memperkuat pembangunan Kabupaten Cianjur secara berkelanjutan.

Hdi
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Disiapkan Jadi Agen Perubahan, Politeknik Bhakti Kencana dan DPC APDESI Cianjur Luncurkan Program 1.000 Sarjana Desa

Trending Now

Iklan