Tanker Pertamina Evakuasi 16 Korban Kapal Tenggelam di Laut Jawa

suaracianjur.com
September 14, 2026 | 17:19 WIB Last Updated 2026-09-14T10:21:54Z
Foto: Dok. (WK SC) Kapal tanker milik Pertamina Patra Niaga, MT Mauhau, mengevakuasi 16 korban dari kapal MV Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Para korban diserahkan ke tim SAR di Banjarmasin, Senin (14/9) pagi

SUARA CIANJUR | BANJARMASIN - Kapal tanker milik Pertamina Patra Niaga, MT Mauhau, mengevakuasi 16 korban dari kapal MV Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Para korban diserahkan ke tim SAR di Banjarmasin, Senin (14/9) pagi.

MT Mauhau sandar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, sekitar pukul 06.10 WITA. Sebanyak 16 orang yang dibawa terdiri dari 15 korban selamat dan 1 korban meninggal dunia. Selanjutnya seluruh korban diserahterimakan kepada Posko SAR Basarnas untuk penanganan medis dan proses evakuasi lanjutan.

Penyelamatan bermula saat MT Mauhau dalam pelayaran menuju Tuban. Kapal menerima sinyal darurat dari MV Virgo Transport 8 melalui radio VHF pada Minggu (13/9). Nakhoda MT Mauhau kemudian mengubah haluan menuju titik koordinat yang berjarak sekitar 10 mil laut dan berkoordinasi dengan Basarnas.

Sekitar pukul 03.00 waktu setempat, anak buah kapal melihat suar parasut dari lokasi kejadian. Tim MT Mauhau kemudian mengevakuasi 16 orang, termasuk nakhoda MV Virgo Transport 8. Di atas kapal, para korban mendapat pertolongan pertama dan kebutuhan dasar. Satu korban dengan luka berat dilaporkan meninggal dunia sekitar pukul 10.16.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyampaikan apresiasi kepada Nakhoda dan seluruh awak MT Mauhau yang bergerak cepat membantu proses penyelamatan.

“ Begitu menerima informasi kondisi darurat, awak MT Mauhau segera bergerak membantu penyelamatan para korban. Pagi ini, seluruh korban telah kami serahkan kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dan ini merupakan wujud semangat kemanusiaan insan Pertamina untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar Kitty.

Usai serah terima, MT Mauhau kembali melanjutkan pelayaran. Kapal bertolak dari area labuh jangkar Banjarmasin pada 14 September pukul 13.30 dan dijadwalkan tiba di Tuban pada 15 September 2026 pukul 16.00. Seluruh 21 awak MT Mauhau dilaporkan dalam kondisi aman.

Reporter: Arkam 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tanker Pertamina Evakuasi 16 Korban Kapal Tenggelam di Laut Jawa

Trending Now

Iklan