| Foto: Dok. (Joy SC) Nampak dalam gambar, Bupati Cianjur dr Muhammad Wahyu Ferdian sedang ngobrol dengan orang tua dari anak yatim |
SUARA CIANJUR | CIANJUR - Bupati Cianjur dr. Muhammad Wahyu Ferdian mengumbar janji perbaikan jalan kabupaten dan sekolah rusak saat Rembug Warga di halaman Kantor Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Rabu (28/10/2026).
Janji itu disampaikan di forum bertema "Bersatu dalam Suara, Membangun Bersama untuk Cianjur Istimewa" yang diklaim sebagai wadah jaring aspirasi warga. Namun hingga forum tersebut, belum ada rincian pagu anggaran, ruas prioritas, maupun tenggat waktu perbaikan yang dipaparkan.
Mengawali sambutan, Wahyu menyinggung kondisi Kepala Desa Limbangansari Akhmad Sudrajat yang absen karena sakit.
"Kita doakan Kepala Desa Limbangansari yang sedang sakit dan menjalani operasi jantung. Semoga lekas sembuh, kembali sehat, dan bisa beraktivitas seperti sediakala," kata Wahyu.
Tiga Janji Pelayanan dan Dua Janji Infrastruktur
Di sektor pelayanan publik, Wahyu menyebutkan tiga fokus: layanan kesehatan gratis, fasilitasi perizinan Nomor Induk Berusaha (NIB), dan administrasi kependudukan. Ia tidak merinci capaian maupun evaluasi dari program tersebut yang sudah berjalan.
Sementara di sektor infrastruktur, ia menegaskan perbaikan jalan kabupaten menjadi prioritas dengan dalih anggaran rakyat harus kembali ke rakyat.
"Jalan-jalan yang rusak, khususnya jalan kabupaten, akan kita perbaiki. Anggaran APBD itu uang dari rakyat untuk rakyat. Kita bangun Cianjur bersama-sama," tuturnya.
| Foto: Dok. (Joy SC) Bupati Cianjur dr. Muhammad Wahyu Ferdian mengumbar janji perbaikan jalan kabupaten dan sekolah rusak saat Rembug Warga di halaman Kantor Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Rabu (28/10/2026) |
Janji kedua adalah perbaikan sekolah tidak layak. Wahyu mengakui masih ada ruang kelas bocor yang mengganggu proses belajar.
"Kita juga akan memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak. Jangan sampai ada ruang kelas yang bocor atau kondisinya tidak layak. Secara bertahap, kita benahi agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman," ucapnya.
Wahyu mengakui pemerintahannya masih baru dan pembangunan membutuhkan proses.
"Kita akan membangun Cianjur secara bertahap. Pemerintah akan terus bekerja agar masyarakat Cianjur semakin sejahtera," imbuhnya.
Ia menutup dengan klaim bahwa Rembug Warga akan menjadi bahan penentu prioritas pembangunan.
"Dengan adanya Rembug Warga, pemerintah daerah berharap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan menjadi bahan perhatian dalam menentukan prioritas pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Cianjur," pungkasnya.
Reporter: Joy