DPC. GMNI Cianjur Soroti Maraknya Beras Pandanwangi Oplosan Dan Semrawutnya Tataruang

suaracianjur.com
September 25, 2023 | 12:14 WIB Last Updated 2023-09-25T05:18:01Z
SUARA CIANJUR | CIPANAS RAYA - DPC. GMNI. Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kabupaten Cianjur dalam Konferensi Cabang ke 10 di Hotel Sangga Buana Jl. Raya Cipanas- Cianjur menyoroti maraknya beras pandanwangi oplosan.

Dengan tema "Spirit Sosio Nasionalisme Untuk Regenerasi Progresif Dan Revolusioner" dalam konfercab membahas banyak isue, baik itu politik, budaya, dan ekonomi termasuk tataruang dan pertanahan. Senin, (25/9/2023).

Mohammad Rizky Nofriandi, Ketua DPC. GMNI. Kabupaten Cianjur kepada awak media menuturkan:

" Di moment Konfercab kali ini, kami meregenerasi dengan Spirit Sosio Nasionalisme Untuk Regenerasi Progresif dan Revolusioner dengan generasi selanjutnya memberikan sumbangsih untuk warga Kabupaten Cianjur umumnya untuk Negara dan Bangsa kita ini," ujar nya.

Lanjut Rizky; " Jika muncul permasalahan sosial di Cianjur kami akan maju paling depan untuk mengingatkan seluruh stakeholder, baik itu Executive, Yudikatif maupun Legistatif," tambahnya.

" Cianjur ini memiliki kearifan lokal yaitu komoditas beras pandanwangi, untuk kami terus mensupport supaya bagaimana beras pandanwangi ini supaya bisa dilihat lagi di dunia internasional maupun nasional," tandasnya.

Kembali Rizky melanjutkan penuturan nya; " Karena selama ini yang menjadi hambatan para pelaku usaha beras pandanwangi maupun petani nya adalah maraknya pencampuran beras pandanwangi, beras yang seharusnya asli kemudian dicampur sehingga mengurangi keaslian nya," ungkapnya.
Foto: Dok. SC. Suasana Konferensi Cabang DPC GMNI Kabupaten Cianjur

" Tentu hal ini akan berdampak merugikan petani pandanwangi di Kabupaten Cianjur," papar Rizky. Sabtu, (23/9/2023).

Kemudian saat ditanya Media tentang maraknya kaitan peralihan alih pungsi lahan sawah produktif menjadi lahan industri atau pun perumahan, GMNI melihat penomena ini seperti apa, kembali Rizky melanjutkan penuturan nya:

" Langkah kami, pertama melihat dulu letak lokasi pertanian pandanwangi ini, pandanwangi ini kan harus di tanam dilahan yang khusus, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Cianjur harus tahu dimana saja letak lahan sawah pandanwangi ini," urai nya.

" Dengan Pemerintah menginvertaris dimana saja lahan sawah khusus pandanwangi ini harapan kedepanya tidak ada lagi alih pungsi lahan, tentu saja hal ini akan berkaitan dengan tataruang, jangan sampai sektor Industri berdekatan dengan sektor pendidikan," tegas Rizky.

" Kami akan mendorong tata kelola dan tata kota kedepanya agar lebih rapih dan baik, kita pun sempat merasakan semrawut nya tataruang di kabupaten Cianjur ini." Pungkas Ketua DPC. GMNI. Kan. Cianjur.

(Indrayama)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPC. GMNI Cianjur Soroti Maraknya Beras Pandanwangi Oplosan Dan Semrawutnya Tataruang

Trending Now

Iklan