Aktivitas Cut And Fill Proyek Kandang Ayam di Neglasari Mande Diduga Timbulkan Petaka Bagi Petani Setempat

suaracianjur.com
April 07, 2026 | 17:19 WIB Last Updated 2026-04-07T10:30:28Z
Foto: Dok. (Rafli) Petani di Desa Mande Kecamatan Mande nampak dalam gambar sedang membersihkan lahan persawahan yang terkena dampak cut and fill rencana pembangunan proyek kandang ayam 

SUARA CIANJUR | MANDE - Keberadaan proyek kandang ayam di Kp. Neglasari RT. 01/04 Desa Mande Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur di duga telah menimbulkan petaka bagi para petani setempat, pasalnya lahan sawah mereka terkena dampak langsung dari aktivitas proyek tersebut.

Seperti yang dikeluhkan oleh Bibin, salah satu petani setempat yang lahan sawahnya terkena dampak langsung dari kegiatan perataan permukaan tanah (cut and fill) yang rencananya akan dibangun proyek kandang ayam.

" Urugan tanah yang menggunung dari aktivitas cut and fill mengalami longsor setelah terkena hujan, imbasnya material longsoran masuk ke lahan persawahan, sehingga lahan pertanian kami dipenuhi material longsoran, berupa lumpur, kerikil dan material lainnya," ungkap Bibin, Selasa (7/4/2026).

" Yang terkena dampak bukan lahan sawah saja, yang lainnya pun terkena dampak yang sama," imbuhnya.

Ia juga menjelaskan gunungan material cut and fill terbawa air hujan ke saluran sungai dan pesawahan saat wilayah Mande diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

" Saat hujan deras mengguyur wilayah kecamatan Mande, gunungan tanah bekas aktivitas cut and fill yang berisi bermacam-macam material melimpas ke saluran sungai dan pesawahan," jelasnya.

" Peristiwa seperti ini tidak hanya terjadi satu kali, seakan terkesan ada pembiaran, atas pembangunan proyek kandang ayam, kami warga disini belum apa-apa sudah terkena dampaknya," tandasnya.

Lanjut Bibin: " Ini yang kedua kalinya, namun mereka seolah tidak mengindahkan dampaknya, mereka hanya mengumbar janji kompensasi," ucapnya dengan nada meninggi.
Foto: Dok. (Rafli) Aktivitas cut and fill 

" Kami para petani yang terkena dampak langsung sepakat meminta ganti rugi kepada pihak perusahaan yang melaksanakan kegiatan cut and fill," ujarnya. Sambil mengatakan ganti rugi sebesar 100%.

" Kami berharap permintaan kami ini mendapat perhatian serius dari owner, karena lahan sawah dan tanaman kami mengalami kerusakan," tandasnya.

Terpisah, Wawan, perwakilan dari Perusahaan Proyek Kandang Ayam, terkait keluhan para petani yang lahan sawah dan tanamannya rusak terkena dampak aktivitas cut and fill, ia akan menyampaikan segala keluhan warga.

" Saya akan menyampaikan segala keluhan warga ke perusahaan, adapun keputusannya nanti akan koordinasi dengan pihak pemdes mande," tuturnya.

" Bahkan perusahaan akan melakukan penanggulangan lumpur, dengan cara membangun 7 embung, untuk mengantisipasi lumpur dan batu, agar tidak lagi merusak sawah dan kebun warga," kilahnya.

Rafli
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Aktivitas Cut And Fill Proyek Kandang Ayam di Neglasari Mande Diduga Timbulkan Petaka Bagi Petani Setempat

Trending Now

Iklan