SUARA CIANJUR | CIANJUR - Bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Komunitas Pesantren Indonesia (KoPI) berencana turut mensukseskan Program Swasembada Pangan Nasional dengan mensosialisasikan Program Bioflok KKP RI.
Program ketahanan pangan sumber protein hewani tersebut difasilitasi dan dikoordinasi oleh Komunitas Pesantren Indonesia, menurut Ketua, sekaligus pendiri KoPI, Kyai Deden Abdullah S.PD.I Pimpinan Ponpes Al- Hikam, menegaskan bahwa Komunitas yang lahir di Cianjur tersebut hadir untuk mendorong program hilirisasi bidang perikanan, khusus untuk sasaran pondok pesantren.
" KoPI ini lahir di Cianjur, dan di pelopori oleh para santri muda yang visioner, sekaligus peduli pada ketahanan pangan nasional," ujar Kyai Deden, Senin (1/6/2026).
" Terimakasih kepada rekan-rekan aktivis yang sudah mensinergikan kami dengan KKP RI," imbuhnya.
Lebih lanjut Kyai Deden menjelaskan, gerakan yang dilakukannya dalam rangka merealisasikan visi Asta Cita Presiden dalam bidang Ketahanan/Swasembada Pangan Nasional KKP RI melalui program Budidaya ikan lele dan nila metode Bioflok, khusus untuk sasaran Pondok Pesantren diwadahi, difasilitasi dan dikoordinasi oleh Komunitas Pesantren Indonesia.
" Bagi pimpinan Pesantren yang minat menjadi penerima manfaat program KKP silahkan gabung dengan kami di KoPI untuk konsultasi, diskusi dan fasilitasi program," ajaknya.
" Untuk kedepannya silahkan bentuk kepengurusan KoPI di daerah masing-masing sebagai hirarki organisasi untuk memudahkan koordinasi," tuturnya.
Berikut adalah Visi Misi Komunitas Pesantren Indonesia (KoPI):
Misi:
1. Menjembatani dan mengadvokasi program pemerintah untuk Pesantren se Indonesia
2. Mengkoordinir dan supervisi penerima manfaat dalam menggunakan bantuan pemerintah agar berdaya guna luas dan berkesinambungan
3. Menciptakan pasar bersama untuk penjualan hasil-hasil industri UMKM Pesantren baik antar Pesantren dan/atau General Markets.
Visi:
Menjadi Lokomotif Pesantren se Indonesia untuk menjadi pemeran penting sebagai Mitra Pemerintah dalam pembangunan Nasional baik pembangunan manusia(jiwa/SDM)nya dan raganya/fisik.
Red