SUARA CIANJUR | CIANJUR - Persaudaraan Wartawan Online (PWO) resmi hadir di Kabupaten Cianjur, organisasi yang di gawangi Agus Setiawan tersebut berkantor di Jl Arif Rahman Hakim No 2 A Kelurahan Muka Kabupaten Cianjur.
Debut pertama PWO menyasar praktik oknum mafia tanah yang di duga beroperasi di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) yang tersebar di Kabupaten Cianjur.
" Mereka memanfaatkan celah kekosongan hukum, kelalaian pengawasan, dan sengketa penguasaan lahan," tutur Agus, Senin (1/6/2026).
Sambung Agus, umumnya mereka mencaplok lahan dengan memanipulasi dokumen, memprovokasi warga untuk menggarap tanpa izin, hingga bekerja sama dengan oknum pejabat dan aparat penegak hukum.
" Modus operandi utama mereka meliputi: Manipulasi Status Lahan: Mengubah atau memalsukan dokumen seolah-olah lahan eks HGU berstatus clean and clear atau berstatus Hak Milik Pribadi," ungkapnya.
" Sering kali dengan menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) atau Girik palsu melalui oknum aparat desa/kelurahan. Berlindung di Balik Kelompok Penggarap. Memanfaatkan masyarakat atau petani penggarap dengan membiayai atau memprovokasi mereka untuk menduduki dan menguasai fisik lahan," bebernya.
Lebih lanjut Agus menjelaskan bahwa praktik oknum mafia sering bertindak sebagai "koordinator" atau "induk perusahaan" fiktif untuk mengelola atau bahkan menjual lahan tersebut secara ilegal.
" Dengan memunculkan akta pelepasan hak atau putusan pengadilan fiktif yang seolah-olah menyatakan bahwa lahan tersebut telah diserahkan atau diganti rugi kepada pihak mereka," katanya.
Lanjut Agus: " Dalam menjalankan aksinya diduga menyuap oknum pejabat di instansi terkait untuk menerbitkan Sertifikat Hak Milik (SHM) di atas lahan negara atau aset BUMN yang masa HGU-nya sudah habis. Untuk memverifikasi sengketa atau melindungi lahan dari praktik ini, masyarakat dan pemerintah biasanya mengandalkan pengawasan dari Satgas Antimafia Tanah," paparnya.
" Dalam mengungkap kasus praktik oknum mafia tanah tidak bisa bergerak sendiri, kita sudah menyiapkan tim dari berbagai latar belakang yang memahami peraturan pertanahan, yang terpenting dari itu, kami akan berkoordinasi dengan Ketua Umum PWO yang berkedudukan di Kabupaten Bogor," pungkasnya.
Joy