Puluhan Orang Tua Penerima Manfaat PIP Geruduk SDN Cipinang, Kepsek: Kenapa ngomong ke Wartawan!

suaracianjur.com
Juni 03, 2026 | 16:41 WIB Last Updated 2026-06-03T09:46:15Z
Foto: Dok. (Goesta-SC) Puluhan orang tua penerima manfaat PIP datangi sekolah untuk mempertanyakan hak anaknya 

SUARA CIANJUR | CIKALONGKULON - Puluhan orang tua penerima manfaat dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) mendatangi gedung SDN Cipinang- Cikalongkulon untuk mempertanyakan kejelasan hak anaknya yang belum mereka terima. 

Dihadapan puluhan orang tua penerima manfaat. Kepala SDN Cipinang- Cikalongkulon Muhammad Kasim menyayangkan sikap para orang tua yang mengadukan permasalahan tersebut kepada pihak luar (wartawan- red).

" Heran, kenapa permasalahan PIP ini bisa muncul sekarang, menurut penilaian pribadi saya itu aneh, kenapa tidak dari dulu di pertanyakannya," ujar Kasim, Selasa (2/6/2026).

" Seharusnya di awal saya menjabat, para orang tua datang ke saya, dan bertanya, kenapa PIP anak saya ngak cair- cair, kalau tiba-tiba seperti ini kan saya jadi kaget," imbuhnya.

Ia pun menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap para orang tua penerima manfaat, yang menyampaikan permasalahan PIP kepada pihak luar, bukan langsung ke pihak sekolah.

" Kenapa Bapak/Ibu tidak langsung menyampaikan permasalahan PIP ini ke pihak sekolah, kenapa harus ke pihak luar, jika dari awal ini disampaikan ke pihak sekolah, mungkin masalahnya saat ini sudah selesai, dan tidak akan melebar seperti ini," keluhnya dihadapan puluhan orang tua penerima manfaat.

Sementara itu salah satu Guru berinisial RC yang sering disebut- sebut orang tua penerima manfaat PIP, saat dikonfirmasi awak media menggunakan hak tolaknya.

Program Indonesia Pintar (PIP) adalah bantuan berupa uang tunai dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai kebutuhan personal pendidikan. Bantuan ini bertujuan untuk mencegah siswa putus sekolah dan membantu mereka menyelesaikan pendidikan. 

Disisi lain salah satu perwakilan orang tua penerima manfaat PIP yang berinisial MD, juga mengutarakan rasa kekecewaannya terkait pengelolaan dana bantuan PIP yang menurut mereka tidak transparan.

" Saya selaku orang tua penerima manfaat PIP sangat kecewa dengan pernyataan kepala sekolah, dalam musyawarah alih- alih menjawab subtansi permasalahan, kepsek terkesan menyalahkan kami para orang tua murid yang mengeluhkan permasalahan ini ke pihak luar, bahkan dia juga mempertanyakan kenapa masalah PIP di ungkit saat ini," keluh MD, Selasa (2/6/2026).

" Perlu kepsek ketahui, kami pernah mempertanyakan langsung kepada pihak sekolah terkait hak anak kami ini, jawaban pihak sekolah pada saat itu mengatakan bahwa anak saya tahun ini tidak mendapatkan bantuan PIP, mendapat jawaban seperti itu ya kami percaya saja, pikir saya masa iya seorang pendidik berbohong, karena pada saat itu kami memang belum tahu cara mengecek penerima manfaat PIP di aplikasi sipintar," jelasnya.

Lanjut MD: " Setelah kami mengecek sendiri di aplikasi sipintar ternyata masih ada hak anak kami yang belum kami terima".

" Heran sayamah dengan sikap Kepala Sekolah di forum musyawarah menyalahkan para orang tua penerima manfaat, kalau bukan ke media kemana lagi kami mengeluhkan permasalahan ini, kan saya pernah ngomong langsung ke pihak sekolah, yang kami dapat bukan solusi, malah kebohongan yang saya dapatkan," ketusnya.

" Ka luar ulah nyarios, ari nyarios ka sakola malah dibunian informasi program PIP teh, tuluy di forum musyawarah KS ngomong nu lain-lain, padahal setahun yang lalu permasalahan ini sudah saya sampaikan langsung ke pihak sekolah, tapi tidak ada solusinya," pungkas MD.

Keluhan yang sama juga disampaikan orang tua penerima manfaat PIP yang berinisial HR, menurut dia, diadakannya musyawarah ini bukan untuk mempertanyakan kenapa kami mengeluhkan permasalahan ini kepada pihak luar. Tapi tanyakan ke anak buahnya kenapa hal ini terjadi.

" Dalam forum musyawarah Kepsek menyalahkan kami, kenapa ngomong ke wartawan, kan setahun yang lalu perwakilan kami sudah mengingatkan, namun tidak ada solusi dari sekolah," ucapnya.

" Sidik dari awal juga para orang tua penerima manfaat teh tidak pernah memegang buku rekening PIP dan ATMnya, apakah anak kami mendapat bantuan PIP atau tidaknya, kami benar benar mengandalkan informasi dari pihak sekolah, jadi adanya media memberitahukan cara mengecek data penerima manfaat PIP, sangat membantu kami dalam memperoleh informasi yang valid," tandasnya.

HR pun menegaskan bahwa dirinya bersama puluhan orang tua penerima manfaat lainnya akan terus memperjuangkan hak anak-anaknya yang tercatat di aplikasi sipintar sebagai penerima manfaat PIP.

" Musyawarah ini tidak melahirkan solusi, dan ini bukan upaya terakhir kami dalam memperjuangkan hak anak- anak kami, bila perlu kami akan mengumpulkan semua bukti, dan membawa permasalahan ini ke ranah hukum, atuh da geus kabina- bina ieumah, aya nu menang 6 tahun anggaran berturut-turut, katarimana ukur hiji," ujarnya.

Sebelumnya dengan gagah berani dan lantang Aep Saepudin selaku Ketua Komite Sekolah di SDN Cipinang menyuarakan aspirasi dari para orang tua murid, yang anaknya tercatat di aplikasi sipintar sebagai penerima manfaat PIP.

" Kami sudah mempertanyakan langsung ke Bu RC yang namanya sering disebut- sebut para orang tua penerima manfaat PIP. Beliau mengakui membenarkan apa yang dikeluhkan para orang tua, namun ia hanya menyalurkan saja sesuai daftar yang harus dibagikan sesuai perintah pimpinan," beber Ketua Komite, Selasa (26/5/2026).

" Saya selaku komite akan menghubungi pak Kasim selaku kepala sekolah dan bila perlu kepala sekolah sebelumnya juga minta dihadirkan guna duduk bersama memusyawarahkan penyelesaian permasalahan PIP ini," tandasnya bersemangat.

Lanjut Ketua Komite: " Bagaimanapun itu adalah hak siswa, harus sampai atau diterima haknya, saya akan upayakan permasalahan-permasalahan yang ada di SDN Cipinang agar diselesaikan,".

Sambung Ketua Komite, saya tidak mau seperti ini, buat apa saya ditunjuk jadi komite kalau permasalahan-permasalahan di SDN Cipinang tidak dibereskan.

" Saya ingin di masa saya jadi komite permasalahan-permasalahan di SDN Cipinang selesai, sehingga nama lembaga SDN Cipinang baik, dan dipercaya oleh masyarakat, saya ingin ada perbaikan, mudah-mudahan segera bisa musyawarah duduk bersama, kita cari solusi permasalahan ini agar cepat selesai," pintanya.

Goesta 












Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Puluhan Orang Tua Penerima Manfaat PIP Geruduk SDN Cipinang, Kepsek: Kenapa ngomong ke Wartawan!

Trending Now

Iklan