| Foto: Dok. (Agus Prabu-DC) Aktivis Ormas Pemuda Pancasila, Buana Faghfirli konsisten menyuarakan keluhan masyarakat, terkait kinerja PDAM di Kabupaten Cianjur (2/6/2026). |
SUARA CIANJUR | CIANJUR - Aktivis Ormas Pemuda Pancasila, Buana Faghfirli konsisten menyuarakan keluhan masyarakat, terkait kinerja PDAM di Kabupaten Cianjur, menurutnya masyarakat mengeluhkan air PDAM yang tidak mengalir, namun pembayaran tetap ada bahkan semakin membengkak.
" Ada apa dengan PDAM Tirta Mukti ini," Sindir Buana Faghfirli, Selasa (2/6/2026).
Sambung Buana, pelayanan yang baik seharusnya menjadi suatu kewajiban bagi siapapun yang diamanahi sebagai bagian dari usaha milik daerah, termasuk posisi struktural Kepala Cabang PDAM Cianjur.
" Bagaimana mungkin pengaduan dan keluhan yang diadukan oleh masyarakat bisa di diamkan tanpa ada konfirmasi dan tindak lanjut, air tidak mengalir namun parahnya pembayaran malah membengkak, walau pada akhirnya ada tindaklanjut, namun setelah masyarakat ramai ramai menggeruduk kantor PDAM," tandasnya.
" Apa harus dengan cara seperti itu dahulu baru kemudian melakukan perbaikan," katanya.
Buana menambahkan, menurutnya pelayanan secara integritas dan komunikatif sangat tidak di cerminkan terutama oleh Kepala Cabang PDAM Cianjur, bagaimana dengan masyarakat lain yang tidak tahu menahu untuk mengadukan pelayanan, atau tidak ada keberanian untuk mengadukan keluhannya.
" Apalagi Kepala Cabangnya pun tidak menerima dengan baik aduan dari masyarakat," ungkapnya.
Masih kata Buana, perlu kita ketahui bersama bahwa carut marut PDAM Tirta mukti sangatlah krusial, dimulai dari dugaan korupsi proyek jaringan air, pemeliharaan hak karyawan dan juga terkait anggaran penyertaan modal yang dinilai tidak logis, dan ditambah lagi kali ini terkait kinerja pelayanan yang tidak optimal.
" Seyogyanya dengan struktural baru ini Direktur Utama bisa membawa semangat baru dan mengevaluasi segala carut marut yang terjadi dan segera mengevaluasinya, dengan cara melakukan mitigasi sesegera mungkin, bagaimana kejadian kejadian yang lalu tidak kembali terjadi dikemudian hari, dan mampu merevitalisasi kinerja para jajarannya, agar dapat maksimal melayani masyarakat Kabupaten Cianjur," bebernya
" Kami berharap struktural baru mampu memperbaiki reputasi serta citra demi mengembalikan kepercayaan masyarakat Kabupaten Cianjur ini," harapnya.
Agus Prabu