| Foto: Dok. (Anwar SC) Pertamina Patra Niaga Tinjau Program CSR di Jawa Barat, Soroti Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan |
SUARA CIANJUR | BANDUNG – PT Pertamina Patra Niaga meninjau pelaksanaan dua program Corporate Social Responsibility (CSR) di Jawa Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penanganan isu sosial. Dua program yang dikunjungi yakni Program Ngabedahkeun Walahar di Cikampek dan Program Lentera Jiwa di Kabupaten Bandung Barat.
Kunjungan tersebut dihadiri Komisaris dan jajaran Direksi Pertamina Patra Niaga untuk melihat secara langsung perkembangan program yang dijalankan bersama masyarakat, pemerintah desa, komunitas, pelaku UMKM, serta tokoh penggerak atau local heroes.
Komisaris Pertamina Patra Niaga, Tina Talisa, mengatakan program CSR tidak hanya ditujukan sebagai bentuk dukungan perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Program CSR Pertamina Patra Niaga bukan hanya hadir sebagai bentuk dukungan, tetapi juga sebagai upaya pemberdayaan yang tumbuh bersama masyarakat. Dengan kolaborasi bersama local heroes, pemerintah desa, komunitas, dan pelaku UMKM, diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas," ujar Tina, Sabtu (25/7/2026).
Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga, Siti Zahra Aghnia, menilai Program Ngabedahkeun Walahar menjadi salah satu contoh pemanfaatan potensi lokal, termasuk pengelolaan limbah yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
"Di Walahar kami melihat bagaimana waste dimanfaatkan dengan baik. Harapannya, inovasi seperti ini bisa terus berjalan dan manfaatnya semakin luas bagi warga sekitar," kata Siti Zahra.
Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia Pertamina Patra Niaga, Dewi Kurnia Salwa, menyebut perusahaan akan terus mengembangkan program CSR yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan mendorong terciptanya kemandirian melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Ke depan, CSR Pertamina Patra Niaga akan difokuskan untuk lebih bermanfaat bagi masyarakat dan yang paling penting adalah bagaimana kami bisa hadir untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat," ujarnya.
Manfaat program juga dirasakan masyarakat setempat. Salah seorang *local hero* Program Ngabedahkeun Walahar, Enjang Ramdani, mengatakan program tersebut telah memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi warga.
"Setelah ada program ini, pendapatan masyarakat meningkat dan ekonomi masyarakat menjadi lebih bergerak," ujar Enjang.
Pertamina Patra Niaga menyebut kedua program tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (*Sustainable Development Goals*/SDGs). Program Ngabedahkeun Walahar berkontribusi pada SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Adapun Program Lentera Jiwa mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan).
Anwar