SUARA CIANJUR | SUKANAGARA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukanagara 1 kembali mendistribusikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para penerima manfaat pada Senin (27/7/2026). Menu yang disajikan terdiri atas nasi putih, pepes ayam, tahu goreng, tumis sawi putih dan wortel, serta semangka merah dengan komposisi gizi yang telah disesuaikan untuk porsi besar maupun porsi kecil.
Ahli Gizi SPPG Sukanagara 1, Nabila Nur Anisa, A. Md. GZ., mengatakan penyusunan menu MBG mengacu pada pemenuhan kebutuhan zat gizi makro dan mikro sebagai bagian dari tujuan program peningkatan kualitas gizi masyarakat.
" Makan bergizi gratis bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, menurunkan angka stunting, dan memperkuat sumber daya manusia, sehingga angka kebutuhan gizinya harus diprioritaskan," ungkapnya.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Nabila memaparkan kandungan gizi menu yang disajikan pada hari tersebut.
" Menu hari ini terdiri dari nasi putih, pepes ayam, tahu goreng, tumis sawi putih dan wortel, serta semangka merah. Kombinasi makanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan zat gizi makro dan mikro yang mendukung pertumbuhan, aktivitas belajar, serta kesehatan tubuh," bebernya.
Menurutnya, porsi besar menu tersebut mengandung sekitar 631,9 kilokalori energi, 21,7 gram protein, 15,4 gram lemak, 104 gram karbohidrat, dan 2,2 gram serat. Sementara itu, porsi kecil mengandung sekitar 380 kilokalori energi, 16 gram protein, 13,9 gram lemak, 50,3 gram karbohidrat, dan 1,8 gram serat.
Nabila menjelaskan, nasi menjadi sumber utama karbohidrat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Protein diperoleh dari ayam dan tahu, sedangkan sayuran serta buah melengkapi kebutuhan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan.
" Karbohidrat dari nasi menjadi sumber energi utama untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Protein dari ayam dan tahu berperan dalam membangun serta memperbaiki jaringan tubuh, sedangkan lemak membantu penyediaan energi dan penyerapan vitamin larut lemak," ungkapnya.
" Sayuran dan buah melengkapi menu dengan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan saluran pencernaan serta membantu mempercepat proses penyerapan zat gizi dalam tubuh," paparnya.
Kandungan Gizi Bahan Makanan
SPPG Sukanagara 1 juga merinci kandungan gizi dari setiap bahan makanan yang digunakan dalam menu tersebut.
Nasi putih: Menjadi sumber karbohidrat kompleks yang menyediakan energi, mengandung sedikit protein, vitamin B1 (tiamin), serta mineral seperti mangan dan selenium.
Pepes ayam: Merupakan sumber protein hewani yang mengandung vitamin B3, vitamin B6, fosfor, dan selenium untuk mendukung pertumbuhan jaringan tubuh.
Tahu goreng: Menyumbang protein nabati, lemak tidak jenuh, kalsium, zat besi, magnesium, serta isoflavon yang berperan sebagai antioksidan.
Tumis sawi putih: Mengandung serat, vitamin C, vitamin K, folat, dan kalium yang mendukung kesehatan pencernaan serta daya tahan tubuh.
Wortel: Mengandung beta-karoten, serat, vitamin K1, dan kalium yang bermanfaat bagi kesehatan mata dan sistem imun.
Semangka merah: Mengandung sekitar 90 persen air, vitamin C, vitamin A, likopen, dan kalium yang membantu memenuhi kebutuhan cairan serta berperan sebagai antioksidan.
Nabila juga menyampaikan pesan edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi menu secara seimbang.
" Menu hari ini merupakan kombinasi makanan yang seimbang, terdiri atas sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah. Dengan menghabiskan seluruh porsi sesuai kebutuhan, tubuh memperoleh energi, protein, vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan, menjaga kesehatan, serta menunjang aktivitas belajar dan bermain setiap hari," katanya.
Sementara itu, Koordinator SPPG Sukanagara 1, Ibenk, menyatakan pihaknya akan terus menjaga kualitas layanan penyediaan makanan bagi para penerima manfaat.
" Sebagai SPPG senior yang ada di Kecamatan Sukanagara, kami akan terus menjaga kualitas, higienitas, dan komposisi menu yang relevan, sehingga kredibilitas dan akuntabilitas SPPG kami tetap terjaga," ujarnya.
Agus Prabu