Pascakebakaran, SMPN 19 Bengkulu Gunakan Tenda sebagai Kelas Darurat

suaracianjur.com
Agustus 27, 2026 | 20:23 WIB Last Updated 2026-08-27T13:27:02Z
Foto: Dok. (Gambar istimewa) Kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu kembali berjalan setelah sempat terganggu akibat kebakaran

SUARA CIANJUR| BENGKULU - Kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu kembali berjalan setelah sempat terganggu akibat kebakaran. 

Untuk sementara, sekolah di Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu itu menggunakan ruang kelas darurat berupa tenda yang dibangun di lingkungan sekolah, Rabu (26/8).

Sebelumnya, 192 siswa terpaksa belajar dalam dua shift, pagi dan siang, karena ruang kelas tidak mencukupi pascakebakaran.

Bantuan fasilitas darurat yang diterima sekolah berupa empat unit tenda, 160 set meja dan kursi, enam papan tulis, dan enam kipas blower. Bantuan disalurkan oleh Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Pulau Baai.

Manager CID Planning, Monev, and Reporting, Edward Manaor Siahaan, mengatakan bahwa pendidikan menjadi salah satu aspek yang terus menjadi perhatian Pertamina Patra Niaga, khususnya dalam kondisi yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

“ Melalui program TJSL, kami memandang pendidikan sebagai fondasi penting bagi masa depan anak-anak. Karena itu, kami bersemangat mengambil bagian dalam proses pemulihan ini. Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat membuat kegiatan belajar lebih nyaman, efektif, dan bermanfaat bagi siswa. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung proses ini,” ujar Edward.

VP Corporate Communications Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa kondisi pascakebakaran tidak seharusnya menghambat siswa untuk tetap mendapatkan pengalaman belajar yang layak.

“ Pemulihan pascakebakaran tentu membutuhkan proses dan kolaborasi dari berbagai pihak. Yang terpenting bagi kami adalah memastikan anak-anak tetap memiliki ruang untuk belajar, tumbuh, dan mengejar cita-citanya. Semoga kehadiran ruang belajar sementara ini dapat membantu para siswa dan guru kembali menjalankan aktivitas pembelajaran dengan nyaman,” ujar Kitty.

Menurut Kitty, kehadiran Pertamina di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan fasilitas, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi penerima manfaat.

“ Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih dari sekadar sarana. Edukasi mengenai energi dan keselamatan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Kitty.

Selain penyaluran sarana, siswa juga mendapat edukasi energi dan pelatihan dasar keselamatan terkait api dari tim HSSE.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pertamina Patra Niaga terhadap keberlangsungan pendidikan di SMPN 19 Kota Bengkulu.

“ Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Fasilitas ini sangat berarti bagi sekolah dan para siswa, terutama agar proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik selama masa pemulihan,” ujar Ilham.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala SMPN 19 Kota Bengkulu, Lia Anggraini. Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat membantu sekolah menyediakan ruang belajar sementara bagi siswa.

“ Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan Pertamina Patra Niaga. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi sekolah dan anak-anak. Semoga semangat belajar siswa terus tumbuh dan mereka tetap bisa belajar dengan nyaman serta meraih prestasi meskipun sekolah masih dalam proses pemulihan,” tutur Lia.

Red
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pascakebakaran, SMPN 19 Bengkulu Gunakan Tenda sebagai Kelas Darurat

Trending Now

Iklan