Target 5 Juta Green Jobs, Menaker Ingatkan Kesenjangan SDM

suaracianjur.com
September 20, 2026 | 14:19 WIB Last Updated 2026-09-20T07:22:36Z
Foto: Dok. (Biro Humas Kemnaker) Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengakui, perkembangan teknologi hijau di Indonesia belum berbanding lurus dengan kesiapan tenaga kerja

SUARA CIANJUR | BANDUNG - Pemerintah menargetkan 5,01 hingga 5,32 juta tenaga kerja hijau pada 2029, seiring masifnya adopsi kendaraan listrik dan energi terbarukan. Namun target itu dibayangi ancaman kesenjangan kompetensi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengakui, perkembangan teknologi hijau di Indonesia belum berbanding lurus dengan kesiapan tenaga kerja.

“Teknologinya berkembang, tenaga kerjanya juga harus kita siapkan. Jangan sampai teknologinya sudah tersedia, tetapi tenaga kerja yang mampu mengoperasikan, merawat, dan mengembangkannya belum siap,” kata Yassierli saat memberikan arahan pada acara Green Mobility & Vocational Synergy 2026, di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Yassierli, transisi energi bukan sekadar soal produk. Di balik kendaraan listrik hingga panel surya, ada kebutuhan spesifik yang selama ini belum terpenuhi: teknisi kendaraan listrik, instalasi tenaga surya, operator stasiun pengisian, hingga pemeliharaan sistem.

“Transisi hijau membutuhkan teknologi, investasi, dan yang paling penting, tenaga kerja yang kompeten,” ujarnya.

Untuk mengejar ketertinggalan itu, ia mendorong reformasi pelatihan vokasi. Kurikulum, instruktur, pemagangan, hingga sertifikasi dan penempatan kerja, kata dia, tidak bisa disusun sepihak oleh pemerintah.

“Fokus kita jelas: peserta selesai pelatihan, kompetensinya diakui, kemudian bekerja atau berusaha,” katanya.

Yassierli juga menyoroti aspek keselamatan yang kerap terabaikan dalam pelatihan teknologi baru. Kompetensi kelistrikan, penanganan baterai bertegangan tinggi, pencegahan kebakaran, hingga prosedur darurat harus menjadi paket wajib, bukan pelengkap.

"Kita ingin peserta pelatihan memiliki kompetensi yang utuh. Bukan hanya mampu memasang, mengoperasikan, dan memperbaiki sistem, tetapi juga memahami aspek keselamatannya," ujarnya.

Reporter: Arkam
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Target 5 Juta Green Jobs, Menaker Ingatkan Kesenjangan SDM

Trending Now

Iklan